Pedagang Pasar Ki Lemah Duwur Bangkalan Keluhkan Tarif Retribusi

Pasar Ki Lemah Duwur Bangkalan Foto
Pasar Ki Lemah Duwur Bangkalan (Foto: Imron)
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Bangkalan – Pedagang di pasar Ki Lemah Duwur Bangkalan, Madura, Jawa Timur, mengeluhkan tarif retribusi.

Setiap harinya mereka diminta sesuai dengan keinginan petugas tanpa karcis dan setiap bulannya dibebani Rp 25 ribu.

“Tiap harinya diminta antara Rp 3-4 ribu. Kalau petugas pasar minta empat ribu ya saya beri. Bila minta lima ribu, saya beri,” kata salah satu pedagang Ki Lemah Duwur Bangkalan, Subaidah, saat ditemui wartawan, Senin (28/10/2019).

Selain itu, para pedagang juga mengeluh dengan tidak seimbangnya tarif retribusi dengan penghasilan mereka.

Baca Juga: Kebakaran Landa Pasar Tanah Merah Bangkalan

Setiap menurunkan barang yang mau dijual para pedagang juga terbebani karcis lima ribu per satu kali menurunkan barang.

Baca Juga:  Bagaimana Jika Terlanjur Makan Barang Haram? Ini yang Harus Dilakukan

“Itu juga tidak dikasih karcis,” tandasnya.

Sementara, Kepala Pasar Ki Lemah Duwur Bangkalan, Busro, menepis yang diutarakan oleh pedagang tersebut. “Gak, itu tidak benar mas,” singkatnya.(*)


Ikuti Berita Kami Lainya di Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.