oleh

Pedagang Vs Pengusaha, Apa Perbedaan Keduanya?

PortalMadura.Com – Pada hakikatnya, pedagang dan pengusaha sama-sama menjadi wirausaha. Tapi, tidak lantas keduanya mempunyai tanggung jawab dan sistem kerja yang sama. Salah satu perbedaannya yaitu kalau pengusaha memberikan kepercayaan dengan mendelegasikan sebagian tugas kepada karyawan. Sedangkan, pedagang biasanya melakukan tugasnya sendiri tanpa karyawan.

Nah, hal itulah yang menjadikan pengusaha dan pedagang berbeda. Selain itu, ada lima perbedaan pedagang dan pengusaha lainnya yang mungkin belum Anda ketahui. Apa saja?. Berikut ini daftarnya sebagaimana dilansir PortalMadura.Com, Jumat (6/8/2021) dari laman Idntimes.com:

Gempur Rokok Ilegal Pemkab Sumenep

BACA : Jelang Liga 3 Jatim 2021, Madura FC Masih Butuh Empat Laga Uji Coba

Tidak Sama dalam Definisinya

Pedagang adalah seseorang yang menjual suatu barang dengan harapan akan mendapatkan untung. Dalam melakukan usahanya, pedagang akan mencari barang yang memiliki harga lebih murah atau di bawah harga jual dan akan dijual lagi dengan selisih harga yang akan menjadi keuntungan dari pedagang itu.

Berbeda jauh dari pedagang, pengusaha adalah orang yang memiliki kemampuan melihat dan menilai kesempatan bisnis. Lalu, mengumpulkan sumber daya yang dibutuhkan untuk menciptakan bisnis dan mengambil keuntungan, serta mengambil tindakan yang tepat agar kesuksesan bisa tercapai. Pengusaha akan memiliki risiko yang lebih besar karena pengusaha belum tentu bisa mendapatkan untung pada saat itu juga.

Perencanaan Bisnis yang Dilakukan Berbeda

Bagi seorang pedagang, perencanaan bisnis yang dilakukan tidak harus sesulit pengusaha, tidak harus ada detail atas keuntungan seperti yang pengusaha butuhkan dalam perencanaannya. Hal itu karena pedagang hanya mementingkan barang dagangannya untuk laku, lalu keuntungan akan didapatkan.

Sebaliknya, seorang pengusaha pasti akan merencanakan usahanya dengan matang, baik dalam jangka pendek, jangka menengah maupun jangka panjang, tergantung tingkat kesulitan bisnis tersebut untuk dibangun atau dikembangkan.

Berbeda Secara Sistem Kerja dan Kebutuhan Waktunya

Bukan suatu hal yang asing lagi apabila pedagang menjalankan aktivitas usahanya sendiri dan tidak ada campur tangan orang lain. Hal itu dilakukan karena pedagang membutuhkan waktu yang banyak untuk menjalankan usahanya dan sedikit memiliki waktu untuk berinteraksi dengan relasi karena waktu yang digunakan hanya untuk berdagang.

Berbeda dengan pengusaha yang sudah memiliki sistem kerja dengan manajemen yang baik. Oleh karena itu, pengusaha hanya bertugas untuk memantau kinerja tim atau karyawannya. Pengusaha tidak menjalankan bisnisnya sendiri, tetapi dibantu dengan tim yang membantu mengembangkan usahanya tersebut.

Dengan sistem kerja tersebut, bukan berarti pengusaha memiliki banyak waktu, justru pengusaha menghabiskan banyak waktunya untuk membangun relasi bisnis di mana-mana. Maka itu, waktu yang disediakan untuk mengawasi tim didelegasikan kepada tim manajemennya.

Memiliki Cara yang Berbeda untuk Mendapatkan Uang

Perbedaan pedagang dan pengusaha selanjutnya terlihat dari cara mereka mendapatkan uang. Biasanya pedagang menempuh siklus yang sama, yaitu hanya mementingkan untuk mendapatkan uang setiap hari untuk kelancaran usahanya di kemudian hari.

Namun, pengusaha justru sebaliknya, mereka tentu memikirkan untuk mendapatkan penghasilan setiap harinya. Tetapi, pengusaha akan membentuk sistem bagaimana caranya agar uang tersebut datang menghampiri mereka. Bisnis, dalam hal ini adalah alat untuk mencapai impian tersebut.

Dari adanya hal tersebut terlihat bahwa ada dua pola pikir berbeda untuk mendapatkan uang, yaitu kerja keras dan kerja cerdas. Kerja untuk mencari uang adalah pedagang, sedangkan pengusaha, kerja untuk membangun aset dan aset itulah yang menghasilkan uang.

Sudut Pandang terhadap Konsumen Berbeda

Seorang pedagang biasanya menganggap konsumen sebagai pembeli. Maka itu, pedagang akan berusaha untuk mendapatkan pembeli sebanyak-banyak untuk mendapatkan keuntungan.

Lain halnya dengan pengusaha, mereka lebih menjaga hubungan baik dengan konsumen dengan berusaha memberikan harga terbaik kepada konsumen dengan harapan konsumen puas dan menjadi pelanggan setia bagi dia.

Dapatkan Berita terbaru dari kami via Telegram

Komentar