oleh

Peduli Tenaga Medis, KH. Ali Fikri Serahkan APD ke RSUD Sumenep

PortalMadura.Com, Sumenep – Pengasuh Pondok Pesantren Annuqayah Daerah Lubangsa, Guluk-guluk, Sumenep, Madura, KH. Ali Fikri menyerahkan Alat Pelindung Diri (APD) ke pihak RSUD dr H. Moh. Anwar Sumenep, Senin (6/4/2020).

APD tersebut berupa baju medis sebanyak 30 buah dan diterima langsung oleh Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Erliyati, M. Kes.

“Bantuan ini sebagai wujud dukungan kemanusian terhadap tenaga medis yang berjuang melawan Covid-19,” kata KH. Ali Fikri, pada wartawan usai menyerahkan bantuan.

Menurut putra laki-laki tertua almarhum KH. Warits Ilyas ini, semua elemen anak bangsa harus bergandengan tangan melawan virus corona. Bagi yang memiliki kemampuan semoga juga bisa memberikan sesuatu yang berarti dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Begitu juga masyarakat, hendaknya bisa mengikuti protokol pencegahan penularan Covid-19, seperti yang sudah menjadi imbauan pemerintah berupa social distancing atau pembatasan sosial,” ujarnya.

Mantan aktivis PMII Jogjakarta ini mengungkapkan, kesadaran masyarakat terkait kebijakan social distancing menjadi kunci utama dalam memberantas Covid-19.

Dalam hal bantuan, pihaknya yang bekerjasama dengan Yayasan Milenial Madura (YMM) akan menyalurkan kembali pada tahap kedua berupa kaca mata google.

“Tahap berikutnya berupa kaca mata google. Ini dirasa juga sangat dibutuhkan oleh tenaga medis,” tandas pria yang juga pembina YMM Sumenep ini.

Bahkan, pihaknya berencana kebutuhan lain yang sifatnya untuk mencegah menyebaran Covid-19 akan disalurkan ke pondok-pondok pesantren dan lembaga pendidikan.

“Insyaallah, kami juga akan menyalurkan APD ke pondok pesantren dan lembaga pendidikan. Tentunya sesuai dengan kemampuan kami, semoga yang memiliki kemampuan lebih bisa melakukan hal yang sama,” tandasnya.

Sementara, Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Erliyati, M. Kes menyampaikan terima kasih atas kepedulian para pihak.

“Kami berterima kasih. Kebutuhan APD itu tidak terbatas. Kami akan menerima tidak dalam bentuk uang tapi berupa barang,” katanya.(*)

Penulis : Rena RH
Editor : Rena RH
Tirto.ID
Loading...

Komentar