Pekan Depan, Siswa SMP Sederajat di Sumenep Ikuti Simulasi UNBK Lanjutan

Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Sumenep Moh Iksan
Kabid Pembinaan SMP, Dinas Pendidikan Sumenep, Moh Iksan (Foto: Samsul Arifin)
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Sumenep – Menjelang Ujian Nasional (UN) 2018, Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, akan mengikuti simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) lanjutan. Sebelumnya siswa sudah dua kali mengikuti simulasi UNBK.

“Sekolah sudah dua kali melakukan simulasi. Tapi rencananya akan dilakukan simulasi sekali lagi yakni pada tanggal 19-20 Maret 2018. Simulasi yang akan digelar pekan depan itu merupakan yang terakhir kalinya,” kata Kabid Pembinaan SMP, Dinas Pendidikan Sumenep, Moh Iksan, Kamis (15/3/2018).

Menurutnya, dilakukan simulasi UNBK sampai tiga kali dimaksudkan agar anak didik tersebut benar-benar paham dalam mengerjakan soal ujian akhir melalui komputer. Sebab, jika tidak ada latihan sama sekali dipastikan siswa akan kebingungan saat mengerjakan soal pada UNBK.

Baca Juga:  Keributan Libatkan Warga Sekampung Berakhir di 'Meja Restorative Justice' Polsek Sapeken

“Dari 173 sekolah, ada 149 yang akan menyelenggarakan UNBK, sedangkan sisanya sebanyak 24 lembaga masih akan melaksanakan Ujian Nasional berbasis Kertas dan Pensil (UNKP),” ujarnya.

Di Kabupaten Sumenep ini terdapat 173 SMP terdiri dari 43 SMPN dan 130 lembaga merupakan SMP swasta. Dari 173 lembaga pendidikan itu yang menyelenggarakan UNKP mayoritas berada di wilayah Kepulauan.

“Untuk sekolah yang belum bisa menggelar UNBK mayoritas terkendala jaringan internet dan sarana prasarana di sekolah yang belum memadai. Mereka terutama yang ada di kepulauan,” ucapnya.

Pelaksanaan ujian nasional secara serentak akan digelar pada tanggal 23-26 April 2018. Calon peserta UN di bawah naungan Disdik tahun ini yang sudah masuk pada Daftar Nominasi Tetap (DNT) sebanyak 6.793 siswa. Ribuan siswa itu sebanyak 5.831 siswa dengan sistem UNBK dan sebanyak 962 siswa mengikuti Ujian Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP). (Arifin/Putri)

Baca Juga:  Kajati Jatim Bangga ‘Rumah Restorative Justice Unija', Ini Syarat Kasus Yang Bisa Ditangani

Ikuti Berita Kami Lainya di Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.