Peluang Pasarkan Potensi Unggulan Sumenep di Expo Apkasi

Avatar of PortalMadura.com
Peluang Pasarkan Potensi Unggulan Sumenep di Expo Apkasi
Wabup Sumenep Dewi Khalifah mengunjungi salah satu stan Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2022 (Istimewa for @portalmadura.com)

PortalMadura.Com, Jakarta – Peluang besar bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, untuk memasarkan potensi unggulan di expo yang digelar Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi).

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Sumenep Dewi Khalifah, Kamis (21/7/2022) malam, yang menghadiri langsung kegiatan Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2022 yang digelar selama tiga hari, dari 20 hingga 22 Juli 2022 di Jakarta Convention Center Senayan.

Pada kesempatan tersebut, Nyi Eva sapaan akrab Dewi Khalifah menyempatkan diri mengunjungi sejumlah stan dari berbagai daerah di Indonesia. “Kami bermaksud untuk membaca peluang apa yang bisa dikerjasamakan dengan daerah lain sesuai potensi unggulan Sumenep,” kata Eva pada PortalMadura.Com melalui aplikasi percakapan.

Baca Juga:  Polwan Polres Sumenep Gelar 'Police Goes To School' ke Pesantren

Expo yang digelar Apkasi setiap tahun, kata dia, merupakan momentum atau kesempatan besar bagi pemerintah daerah untuk dijadikan sarana memasarkan potensi unggulan. Dari expo Apkasi yang bertaraf nasional itu juga memiliki peluang pasar internasional.

“Jadi kami berharap, kedepannya Sumenep juga bisa ambil bagian dalam expo yang berkelas nasional ataupun internasional. Expo merupakan salah satu sarana pemasaran yang sangat efektif untuk mengangkat produk lokal,” tandas Eva.

Even Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2022, dibuka secara resmi oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, Rabu (20/7/2022). Dalam kesempatan itu, turut hadir Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, sejumlah Duta Besar dan perwakilan negara sahabat, di antaranya Nigeria, Turki, Rusia, Iran, dan Chile.

Baca Juga:  Warga Kalikatak Dikeler Polisi Sumenep

Terdapat sekitar 246 stan pada AOE 2022 tersebut, meliputi 122 Pemkab, 4 Kementerian dan BUMN, serta perusahaan swasta nasional dan UMKM.

Pada kegiatan yang sama tahun 2021, transaksi perdagangan dan komitmen investasi mencapai sekitar Rp 11,3 triliun.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.