oleh

Pembebasan Pajak Hotel & Restoran di Sumenep

PortalMadura.Com, Sumenep – Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, memberikan pembebasan pajak pada seluruh pelaku usaha jasa hotel, penginapan dan restoran.

“Itu merupakan insentif pajak daerah dengan berdasarkan instruksi Menteri Dalam Negeri tahun 2020 nomor 1,” kata Kabid pelayanan dan penagihan, BPPKAD Kabupaten Sumenep, Suhermanto, Selasa (27/10/2020).

Insentif pajak daerah itu, kata dia, dalam rangka mengatasi dampak pandemi, maka pemerintah daerah dapat memberikan insentif pajak daerah, seperti yang diinstruksikan Menteri Dalam Negeri tersebut.

“Jadi, restoran itu selama dua bulan dan hotel empat bulan,” terangnya.

Selain itu, kata dia, ada pembebasan denda terhadap beberapa objek pajak selama tiga bulan. Seluruh tunggakan pajak, termasuk PBB, jika ada tunggakan dendanya dibebaskan.

“Itu untuk menciptakan stabilitas ekonomi pada masa pandemi ini,” ujarnya.

Dampak pandemi, diakui Suherman sangat berpengaruh pada penerimaan PAD sektor pajak.

“Secara keseluruhan masih imbang sampai periode ketiga, tetapi beberapa objek memang tidak memenuhi target,” terangnya.

Yang dijaga pemerintah adalah efek dominonya. Jangan sampai ada penutupan usaha, seperti restoran. Akibatnya, akan ada tambahan pengangguran.

“Selama pandemi ini, gathering misalnya, cukup bagus karena ada kontribusi dari OPD. Kontribusi OPD cukup besar,” terangnya.

Sedangkan pendapatan pajak pada reklame masih bagus, karena ada iklan layanan masyarakat dan produk selling. “produk selling sangat membantu. Yang tidak ada itu, reklame event,” tandasnya.(*)

Tonton Juga Karapan Sapi Dibubarkan di Lapangan Giling Sumenep

Penulis : Hartono
Editor : Desy Wulandari

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.