oleh

Pembinaan Tari Tradisional di Pamekasan Terkendala Fasilitas

PortalMadura.Com, Pamekasan – Pembinaan tari tradisional di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur terkendala fasilitas. Sehingga, hal itu menjadi penghambat untuk pengembangan peserta didik.

Siti Khodijah, salah satu pelatih tari tradisional di Pamekasan menuturkan, dirinya terpaksa berpindah-pindah tempat setiap mengajari anak didiknya. Pasalnya, ruang khusus sanggar tari tidak disediakan oleh pemerintah.

Selamat Ibadah Puasa

“Mengajari anak-anak itu susah, ya susahnya karena tidak mempunyai tempat khusus untuk latihan tari. Selama ini, saya mengajari anak-anak di ruang terbuka, seperti di lapangan dan lain-lain,” keluhnya, Rabu (28/10/2015).

Perempuan berusia 55 tahun itu berharap pemerintah bisa menyediakan fasilitas yang mempuni untuk latihan sanggar tari. Mengingat, tari khas Pamekasan ini sudah mulai punah seiring perkembangan zaman.

Tari tradisional sebagai kekayaan budaya lokal ini harus dilestarikan dengan baik supaya tidak dicaplok oleh daerah lain. Pemerintah juga harus respon dengan kondisi ini, salah satunya menyediakan fasilitas. Karena fasilitas selama ini menjadi kendala,” pungkasnya. (Marzukiy/har)


Komentar