oleh

Pembonceng Belum Bisa Dimintai Keterangan

PortalMadura.Com, Sumenep – Nur Khalis Ajib (9) warga Desa Matanair, Kecamatan Rubaru yang dibonceng Syarif Hidayatullah (13), korban kecelakaan lalu lintas belum bisa dimintai keterangan karena masih dirawat di Rumah Sakit.

“Kami sudah memeriksa sejumlah saksi, diantaranya Fahrur Rozi, pengemudi mobil, tapi untuk pembonceng, Nur Khalis Ajib belum bisa dimintai keterangan karena masih dirawat dirumah sakit,” terang Kasat Lantas Polres Sumenep, AKP Musa Bakhtiar, Selasa (5/5/2015).

Ia memaparkan, secara umum perkembangan kasus tewasnya siswa salah satu MTs itu pihaknya tidak bisa menyampaikan, para awak media diminta menanyakan langsung ke Bagian Humas Polres Sumenep.

“Kalau perkembangan lebih lanjut silahkan tanyakan ke Humas ya,” paparnya.

Sebelumnya, kecelakaan merenggang nyawa Syarif Hidayatullah (13), salah satu siswa sekolah menengah (MTs) di Sumenep, membonceng Nur Khalis Ajib (9) mau ke warung internet (warnet).

Korban mengemudikan motor Nopol M 5813 C membonceng temannya, Nur Khalis Ajib (9) warga Desa Matanair, Rubaru, Kamis (30/4/2015).

Korban diduga menghindar dari petugas Lantas Polres Sumenep karena tidak menggunakan helm.

Tepat di simpang empat, Jalan Dr Wahidin, Kelurahan Pajagalan, Kecamatan Kota, terjadi tabrakan keras dengan mobil warna putih nopol M 414 AH, yang dikemudikan Fahrur Rozi, warga Kelurahan Bangselok, Kecamatan Kota.

Korban tewas di tempat kejadian perkara (TKP). Kondisi mobil bagian pintu kanan depan rusak parah. (arifin/choir)


Komentar