oleh

Pemerintah Desa di Sumenep Wajib Anggarkan Dua Unit RTLH

PortalMadura.Com, Sumenep – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur mewajibkan Pemerintah Desa (Pemdes) untuk menganggarkan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari Dana Desa (DD).

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep, Moh Ramli, mengatakan, setiap desa wajib menganggarkan dua unit RTLH. “Besarannya, satu unit rumah Rp. 15 sampai Rp. 30 juta,” terangnya, Rabu (2/9/2020).

Menurut dia, berdasarkan Perbup tentang penggunaan Dana Desa (DD) tahun 2020, terdapat kebijakan prioritas penggunaan Dana Desa sebagai wujud sinergi pelaksanaan program pembangunan di Sumenep.

“Apabila desa tidak menganggarkan itu, Camat wajib menolak evaluasi RAPBDes,” tegasnya.

Namun, bila di wilayah desa yang bersangkutan benar-benar tidak ada rumah yang perlu mendapatkan program RTLH, maka desa boleh tidak menganggarkan program tersebut.

“Akumulasinya, ada 660 unit rumah yang perlu dilakukan perbaikan melalui Dana Desa,” pungkasnya.(*)

Penulis : Taufikurrahman
Editor : Oktaviana Dwi KK
Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE