oleh

Pemerintah Mali Kecam Pembunuhan 2 Wartawan Perancis

Washington (PortalMadura) – Pemerintah Mali telah mengutuk pembunuhan dua wartawan Perancis yang diculik di sebelah utara negara itu. Juru bicara pemerintah Mali Mahamane Baby mengatakan pemerintah mengecam keras aksi “barbar dan pengecut” itu.

Sebelumnya, Presiden Prancis Francois Hollande menyebut pembunuhan itu “tercela” dan menyatakan “kemarahan” setelah pembunuhan itu dikonfirmasi.

Beberapa laki-laki bersenjata tak dikenal menculik wartawan laki-laki dan perempuan itu tak lama setelah mereka selesai mewawancarai seorang pejabat MNLA (Gerakan Nasional bagi Pembebasan Azawad) kelompok separatis di kota Kidal.

Direktur Eksekutif Reporters Without Borders, Christophe Deloire, mengatakan kedua wartawan itu ditangkap oleh empat laki-laki yang memaksa mereka masuk ke dalam truk. Dia mengatakan para penculik kemudian membawa mereka sekitar 15 kilometer dari pusat kota Kidal dan memberondong tubuh mereka dengan peluru.

Seorang wartawan VOA di Kidal mengatakan pasukan Prancis dengan helikopter telah melakukan pencarian terhadap para penculik. Demikian dirilis VOA. Kedua wartawan yang tewas itu bekerja untuk Radio France Internationale (RFI/Redaksi).


Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE