oleh

Pemerintah Sukses Jika Pertumbuhan Ekonominya Riil

PortalMadura.Com, Jakarta – Direktur Eksekutif Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID) Jajat Nurjaman mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia semenjak dipimpin Jokowi-JK adalah Pertumbuhan Semu. Pasalnya, pertumbuhan tersebut hanya disebabkan oleh faktor aktivitas ekonomi yang digerakan oleh asing, seperti belanja barang mewah dan properti. Sementara itu pemerintah sendiri gagal menciptakan pertumbuhan ekonomi riil yang berdampak untuk masyarakat, khususnya di daerah.

“Pada akhirnya secara statistik memang cukup bagus (pertumbuhan sesuai target Pemerintah) tapi SIAPAKAH yang sebenarnya mendorong ekonomi? Pemerintah boleh memasang angka berapapun dalam menggambarkan pertumbuhan ekonomi. Namun, kita harus melihat kondisi riil, saat ini rakyat malah kesusahan dan tidak memiliki daya beli,” tutur Jajat, Kamis (25/6/2015).

Menurut Jajat, jika pemerintah hanya fokus dipertumbuhan makro maka rakyat kecil tidak akan merasakan dampak apa-apa, dengan kondisi perekonomian saat ini saja banyak perusahan yang gulung tikar. Dampaknya, terjadi PHK secara besar-besaran dan akhirnya jumlah pengangguran semakin bertambah.

“Apa artinya jika negara dibilang sukses meningkatkan pertumbuhan ekonomi namun rakyatnya tidak bisa merasakan dampak apa-apa. Justru yang harus difokuskan sebetulnya adalah mendorong pembangunan di daerah, sehingga rakyat dapat merasakan dampak dari petumbuhan tersebut. Jangan sampai pemerintah menghibur rakyat dengan angka-angka ekonomi belaka, kondisi riil itu lah yang harus diperhatikan,” tutup Jajat. (rls/choir)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.