Pemilu 2019, Bawaslu Sumenep Tengarai DPT Invalid Masih Potensial

Avatar of PortalMadura.com
Ketua Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Sumenep Anwar Nuris
Ketua Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Sumenep, Anwar Nuris (Selasa, 25/9/2018). (Foto: Samsul Arifin)
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Sumenep – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Anwar Nuris menilai, Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019 masih potensial terjadi invalid. Sebab, di salah satu kecamatan kepulauan, jumlah DPT Pemilu 2019 jauh lebih tinggi dibanding DPT Pilgub Jatim yang dihelat Juni 2018.

“Kami terus melakukan penelusuran dibawah terkait DPT pemilu 2019. Sebab, kami yakin masih ada DPT yang invalid, baik ganda maupun data tidak dikenal,” kata Anwar Nuris, Selasa (25/9/2018).

Ia menyampaikan, DPT invalid itu ditengarai terjadi di wilayah Kepulauan, seperti Kecamatan Masalembu dan Pulau Kangean. Misalnya, untuk di Kecamatan Masalembu, pada pelaksanaan Pilgub Jatim 2018, total DPT sekitar 17 ribuan, namun DPT Pemilu 2019 ditetapkan sekitar 20 ribuan.

Baca Juga:  Tampil Pincang, Darun Najah dan Al Istikmal Lolos ke Babak 4 Besar

“Untuk itu kami terus kroscek dibawah. Hasil temuan kami nanti akan direkomendasikan ke KPU guna dilakukan penyempurnaan DPT lagi,” ucapnya.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep menghapus 836 pemilih yang dinilai bermasalah atau invalid, dengan perincian laki-laki 436 pemilih dan perempuan 400 pemilih.

Selain menghapus DPT yang dinilai bermasalah itu, KPU juga menambahkan pemilih baru sebanyak 28 pemilih. Jadi, total DPT hasil perbaikan pemilu 2019 sebanyak 867.363 pemilih, dengan perincian laki-laki 408.125 pemilih dan perempuan 459.238 pemilih. (Arifin/Desy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.