oleh

Pemkab Kesulitan Buat Data Base Tempat Ibadah

PortalMadura.Com, Pamekasan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur merasa kesulitan dalam membuat data base tempat ibadah, lantaran kerap tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

Bupati Pamekasan, Achmad Syafii mengatakan, secara garis besar pihaknya sudah memiliki data base masjid dan musholla yang tersebar di 13 kecamatan sesuai dengan pendataan yang telah dilakukan petugas.

“Kalau masjid kita sudah punya (data base), tapi yang musholla ini datanya selalu sulit. Dari dulu saya pernah menganggarkan pada periode pertama menjabat (bupati) untuk melakukan pendataan, tapi selalu kurang valid,” akunya, Jumat (3/7/2015).

Bupati dua periode ini berjanji akan membenahi setiap data yang masuk kepada bagian administrasi kesejahteraan masyarakat (Kesra) perihal tempat ibadah. Namun yang terpenting, katanya, data yang ada tidak fiktif.

“Untuk musholla dan guru ngaji kita memang kesulitan karena selalu berkembang. Saya sudah mempertimbangkan untuk dievaluasi, tapi ternyata desakan untuk tetap menganggarkan besar sekali,” tandasnya.

Bantuan terhadap tempat ibadah berupa masjid, musholla dan bantuan kepada guru ngaji merupakan salah satu program tujuh aksi Achmad Syafii dan Khalil Asy’ari (ASRI). (Marzukiy/choir)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.