oleh

Pemkab Sampang Akui Belum Mampu Menata PKL

PortalMadura.Com, Sampang – Penataan PKL di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur diakui Dinas Koperasi UKM Kabupaten Sampang perlu sinergi dengan semua pihak.

Kepala Diskop UKM Saryono mengatakan, para PKL terkesan mokong. Meski sudah direlokasi ke tempat yang dinilai tidak mengganggu tatanan kota, tetap kembali lagi ke tempat yang dilarang pemerintah.

“Sebenarnya PKL itu kurang sabar saja, karena orang berjualan itu mencari keramaian, jadi jika sepi sedikit malah balik lagi ke tempat asal,” katanya, Rabu (20/7/2016).

Menurutnya untuk kembali menertibkan PKL yang dinilai merusak tatanan perkotaan, harus bersinergi dengan beberapa pihak, seperti bagian Perekonomian, Satpol PP dan KP3M.

“Semuanya harus bersinergi, kalau saya sendiri yang bergerak ya tidak mungkin. Kami hanya sebatas pembina dan menumbuhkan perkonomian masyarakat,” ujarnya.

Hingga saat ini, data PKL yang masuk di Diskop UKM mencapai 27.410 PKL. Diprediksi bakal mengalami peningkatan jika dilihat dari pertumbuhan perekonomian di Kabupaten Sampang. (lora/har)


Komentar