Pemkab Sampang Gelar “Market Job Fair” Selama Dua Hari

Wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat memantau stand pameran kesempatan kerja
Wakil Bupati Sampang, H. Abdullah Hidayat, memantau stand pameran kesempatan kerja (Foto. Rafi)
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Sampang – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, menggelar market job fair untuk calon pelamar kerja baru.

Job fair berlangsung dua hari sejak tanggal 17-18 Juli 2019 bertempat di Balai Latihan Kerja (BLK), Jalan Syamsul Arifin, Kecamatan Kota Sampang. Job fair dibuka pada pukul 8:00 WIB.

Wakil Bupati Sampang, H. Abdullah Hidayat menyampaikan, pihaknya melibatkan 43 perusahaan, baik milik pemerintah maupun swasta pada market job fair tersebut.

Di antara perusahaan itu, ada 10 perusahaan lokal daerah Sampang yang membutuhkan tenaga kerja (karyawan). Selebihnya, berasal dari berbagai provinsi.

Peluang kerja yang dipersiapkan oleh perusahaan berlaku untuk pemuda, remaja dan masyarakat umum, khususnya di wilayah Sampang.

Baca Juga:  Seni Kriya Sebagai Unggulan, Sumenep Resmi Masuk Ekosistem Kabupaten Kreatif Indonesia

“Kami yakin, semua yang berniat untuk bekerja akan mendapatkan sesuai bidang kerja dan keahliannya, sehingga ada penghasilan baru buat mereka,” katanya.

Pihaknya menargetkan dari market job fair dapat menekan angka pengangguran dan bagi perusahaan juga mendapatkan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan.

“Agar pengangguran di Sampang terus menurun dan mereka mendapatkan penghasilan lebih,” ujarnya.

Selain itu, kegiatan job fair merupakan upaya untuk memaksimalkan penyerapan tenaga kerja demi pemberdayaan masyarakat Sampang.

Pihaknya juga menyampaikan terima kasih dan mengapresiasi bagi perusahaan yang sudah ikut serta dalam job fair tersebut.

Sementara, Plt Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Tenaga Kerja (Diskumnaker) Sampang, Suhartini Kaptiati menjelaskan, tujuan umum pada kegiatan market job fair yakni untuk membantu iklim sosial, ekonomi, dan budaya yang mendukung produktivitas tenaga kerja.

Baca Juga:  Menparekraf Letakkan Batu Pertama Rumah Kemasan UMKM Halal di Sumenep

“Tenaga kerja bisa hidup layak, berkualitas dan sejahtera,” katanya.

Sasaran yang ingin dicapai pemerintah daerah, berupa peningkatan jumlah tenaga kerja produktif dalam hubungan kerja yang harmonis dan saling menguntungkan.(*)

Baca Juga :

https://portalmadura.com/istri-dihajar-pakai-batu-saat-pergoki-suami-bareng-wanita-lain-di-kamar-202204


Ikuti Berita Kami Lainya di Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.