oleh

Pemkab Sumenep Gelar Sosialisasi Pamsimas III tahun 2019

PortalMadura.Com, Sumenep – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menggelar sosialisasi pelaksanaan program Pamsimas (Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat) tahun 2019 melalui Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Cipta Karya setempat, pada Jumat (27/6/2019).

Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Kabupaten Sumenep, Mohammad Jakfar menyebutkan, Pamsimas merupakan salah satu program nasional antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan akses penduduk perdesaan terhadap fasilitas air minum serta sanitasi yang layak dengan pendekatan berbasis masyarakat.

Gempur Rokok Ilegal Pemkab Sumenep

BACA : Jelang Liga 3 Jatim 2021, Madura FC Masih Butuh Empat Laga Uji Coba

Program Pamsimas I dimulai pada tahun 2008 dan berlanjut Pamsimas II tahun 2013-2015. Pada tahap ini dinilai telah berhasil meningkatkan jumlah warga miskin perdesaan dan pinggiran kota yang dapat mengakses pelayanan air minum serta sanitasi.

Selain itu juga meningkatkan nilai dan perilaku hidup bersih dan sehat di sekitar 12 ribu desa yang tersedia di 233 kabupaten/kota. Sehingga pemerintah melanjutkan Pamsimas III dari tahun 2016-2019 khusus untuk desa-desa di kabupaten.

“Program Pamsimas di Kabupaten Sumenep sendiri sebagai upaya meningkatkan akses penduduk perdesaan dan pinggiran kota terhadap fasilitas air minum serta sanitasi dalam rangka capaian target Akses Universal Air Minum dan Sanitasi di tahun 2019,” terangnya.

Menurutnya kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap dua agenda nasional dalam meningkatkan cakupan penduduk terhadap pelayanan air minum dan sanitasi yang layak dan berkelanjutan.

Sementara, Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi menyampaikan dalam sambutannya, Pamsimas adalah program yang sangat penting untuk menyelesaikan persoalan di masyarakat khususnya daerah sulit air di Sumenep.

“Program-program seperti ini harus berlanjut setiap tahun sehingga pemerintah ini bisa menjadi penting untuk menjalankan program seperti Pamsimas. Saya meyakini Pamsimas ini memiliki manfaat yang luar biasa bagi masyarakat, karenanya perlu adanya kesinambungan,”.

Pihaknya juga berharap permasalahan air dan sanitasi di masyarakat bisa diatasi bersama dan bermanfaat bagi semua.

Lokasi Pamsimas III di Kabupaten Sumenep sampai tahun 2018 terdiri dari 75 desa meliputi 16 desa lama (8 desa tahun 2014, 8 desa tahun 2015) 20 desa tahun 2016/2017.

Sedangkan 19 desa baru yang akan dilaksanakan di tahun 2018, ditambah lagi dengan 6 desa penanganan stunting.

Untuk usulan desa di tahun 2019 mencapai 15 desa yang terdiri dari 11 desa APBN dan 4 desa APBD. Lokasi desa-desa tersebut tersebar di 11 kecamatan di Kabupaten Sumenep.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur OPD meliputi Bappeda, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Camat lokasi sasaran, dan kepala desa sasaran.

Selain itu, Provicial Coordinator ROMS9 provinsi Jawa Timur, District Coordinator Program Pamsimas 3, CO District Coordinator Program Pamsimas 3, Senior Fasilitator (SF) Program Pamsimas 3, Tim Fasilitator Masyarakat, Koordinator kelompok keswadayaan masyarakat, serta Tim Statker pembangunan infrastruktur permukiman Kabupaten Sumenep.(*)

Dapatkan Berita terbaru dari kami via Telegram

Komentar