Pemkab Sumenep Hitung Kerugian Dampak Bencana Alam

Avatar of PortalMadura.com
Penulis: Slamet HidayatEditor: Hartono
Pemkab Sumenep hitung kerugian dampak bencana alam
Sebagian tangkis laut di pesisir Desa/Pulau Tonduk, Kecamatan Raas, rusak akibat banjir rob yang melanda wilayah tersebut pada Jumat (23/12). (IST/BPBD Sumenep)

PortalMadura.Com, Sumenep, Jawa Timur, menghitung kerugian material dampak dan yang melanda wilayah ujung timur di Pulau Madura tersebut.

Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep, Wahyu Kurniawan Pribadi menjelaskan, pihaknya dibantu para pihak terkait di wilayah terdampak bencana masih turun ke lapangan untuk mendata dan memverifikasi dampak .

“Sejak Jumat (23/12) malam, personel kami sudah ke lokasi yang dilaporkan terdampak bencana. Mereka bersama para pihak terkait mendata dan memverifikasi dampak sekaligus menghitung potensi kerugian materialnya,” katanya di Sumenep, Sabtu (24/12).

Bencana alam berupa angin kencang dan banjir rob melanda sebagian wilayah Sumenep pada Jumat (23/12) siang hingga malam, baik di kecamatan daratan maupun kecamatan di kepulauan.

Sumenep terdiri atas 27 kecamatan, yakni 18 kecamatan daratan dan sembilan kecamatan kepulauan.

Banjir rob menyebabkan sejumlah rumah, perahu, , dan jalan lingkungan, yang tersebar di beberapa kecamatan itu mengalami kerusakan.

Untuk di kecamatan kepulauan, BPBD melibatkan personel Tagana Dinas Sosial Sumenep untuk mendata dan verifikasi dampak bencana.

“Namun, semuanya tetap dalam koordinasi bersama dengan para pihak terkait di wilayah setempat, baik pemerintah desa maupun kecamatan,” ujarnya, menambahkan.

Wahyu menjelaskan, untuk sementara jumlah kerugian material atas dampak bencana di beberapa kecamatan itu belum diketahui secara pasti.

“Personel kami dan para pihak terkait masih menghitungnya setelah dilakukan verifikasi di lapangan. Kami butuh waktu untuk menyelesaikannya,” katanya, menerangkan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.