oleh

Penambahan 6 APMS di Kepulauan Masih Terkendala Modal

PortalMadura.Com, Sumenep – Penambahan Agen Premium, Minyak dan Solar (APMS) sebagai penyalur Bahan Bakar Minyak (BBM) diwilayah kepulauan Sumenep, Madura, Jawa Timur masih terkendala modal.

Dari enam titik APMS yang diajukan dan telah dinyatakan memenuhi syarat oleh Pertamina, baru satu pengusaha APMS yang sudah menindaklanjuti dan mendapatkan ijin operasional lokal.

“Dari enam titik APMS baru satu yang telah mendapatkan ijin, yakni di Arjasa. Selebihnya masih belum ada tindak lanjut dari pemohonnya,” terang Hanafi, Kabag Perekonomian Pemkab Sumenep, Minggu (14/9/2014).

Hanafi mengatakan, untuk menindaklanjuti dengan mengurus ijin lokal pendiriannya tergantung pengusaha. “Kami belum menerima informasi dari Pertamina, Apakah kelima APMS itu sudah mengurus ijin atau tidak,” katanya.

Keenam usulan APMS, lanjutnya, dua APMS terdapat di pulau Sapeken, masing-masing satu APMS di Raas dan Sapudi. Sedangkan dua lainnya tambahan di Masalembu dan pulau Kangean.

“Bisa jadi persoalan modal yang menjadi kendalanya. Karena setiap APMS membutuhkan dana antara Rp1,5 hingga Rp2 miliar,” urainya.

Kepulauan yang sudah ada APMS-nya hanya dua yakni di Masalembu dan Kangean masing-masing satu APMS.

Penambahan APMS dimaksudkan untuk menambah kelancaran distribusi BBM diwilayah kepulauan. “Selama ini sering terjadi kelambatan distribusi,” pungkasnya. (arif/htn)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.