oleh

Penambang Liar Marak Karena Alasan Keterdesakan Ekonomi

PortalMadura.Com, Sumenep – Aktivitas penambang liar di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur tergolong banyak meski tidak ada data pasti di sejumlah Satker setempat.

“Jumlah penambangan ilegal sangat banyak,” tegas Abd Kahir, Kepala Kantor Energi Sumber Daya dan Meneral (ESDM) Pemkab Sumenep, Kamis (28/8/2014).

Para penambang liar beralasan karena keterbatasan ekonomi, sehingga melakukan yang membahayakan alam dan keselamatan warga. Mereka juga mengaku tidak tahu untuk mengurus ijin. “Saya berharap penambang segera mengurus izin. Jangan berdalih tidak tahu atau karena ekonomi,” terangnya.

Data di ESDM, lokasi yang rawan terjadi penambangan liar, antara lain ; Kecamatan Batuan, Kecamatan Manding, Kecamatan Batu Putih, Kecamatan Saronggi, Kecamatan Pragaan, dan sepanjang jalan Pantura.

iklan hari santri

“Untuk pesisir utara, jangan sampai ada ijin penambangan, karena memang membahayakan warga. Meski para pengusaha maupun warga sangat tergiur dengan bisnis itu,” katanya.

Lokasi lain yang baru ditemukan yakni penambangan tanah di Desa Torbang, Kecamatan Batuan. “Di daerah itu tidak ada ijin dan memang jangan sampai ada ijin yang dikeluarkan, karena kondisi lahannya tebing miring, dan di atasnya terdapat pepohonan jati,” terangnya.

Jika lokasi tersebut tidak dihentikan, sambungnya, maka akan terjadi longsor yang mengakibatkan kerusakan lingkungan dan mengancam keselamatan warga. “Untuk menghentikan aktivitas penambangan liar itu harus dilakukan oleh semua satker,” tandasnya.(dien/htn)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.