oleh

Pencairan BSM Ganggu KBM

SAMPANG (PortalMadura) – Pencairan dana Bantuan Siswa Miskin (BSM) di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur melumpuhkan kegiatan belajar mengajar (KBM) Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Sampang.

Wakil Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Sampang Mohammad Afif mengaku keberatan jika proses pencairan dana BSM harus diambil oleh siswa yang bersangkutan. Sebab, sangat mengganggu proses KBM.

“Disini ada 334 siswa yang mendapat BSM. Kalau mereka secara bersamaan mencairkan melalui bank, maka anak-anak tidak bisa belajar,” ujar Mohammad Afif, Rabu (19/2/2014).

Namun, pihaknya tidak bisa berbuat banyak, karena berdasarkan Surat Edaran (SE) Dinas Pendidikan (Disdik), pencairan dana bantuan yang dikeluarkan oleh APBN harus diambil perorangan.

“SE dari Dinas Pendidikan tidak boleh diwakilkan. Jadi kami hanya mengikuti saja,” imbuhnya.(lora/htn)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.