oleh

Pencegahan Tembakau Jawa Masuk Pamekasan Gunakan Sistem Lawas

PortalMadura.Com, Pamekasan – Upaya pencegahan tembakau Jawa masuk daerah Kabupaten Pamekasan, Madura, sampai sekarang belum maksimal. Sebab, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sebagai Penegak Peraturan Daerah (Perda) hanya melakukan operasi di jalan raya sebagaimana tahun-tahun sebelumnya.

Kepala Bidang Penegakan Perundang-undangan Satpol PP Pamekasan, Yusuf Wibiseno tidak menampik jika sistem operasi di jalan raya tidak maksimal. Apalagi banyak akses jalan yang dapat dilalui oleh oknum tertentu yang hendak menyelundupkan tembakau Jawa masuk bumi Gerbang Salam. Oleh karena itu butuh kerja sama dari masyarakat.

“Kita lakukan penghadangan di jalan, minimal menutup akses masuknya tembakau jawa masuk Pamekasan. Kita butuh partisipasi masyarakat untuk memberitahu apabila ada tembakau jawa masuk Pamekasan. Memang akses jalan tikus masuk Pamekasan itu banyak,” kilahnya, Jumat (11/9/2020).

Yusuf menambahkan, pihaknya akan kesulitan mengatasi masalah menahun itu tanpa adanya kerja sama masyarakat, minimal memberitahu kepada petugas tentang adanya tembakau luar daerah. Sebab, keberadaan tembakau luar itu akan merugikan petani lokal.

Larangan tembakau jawa masuk Pamekasan tersebut telah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) nomor 4 tahun 2015 tentang pengawasan, perlindungan tataniaga tembakau Madura. Pihaknya sejauh ini belum menemukan tembakau luar daerah di Pamekasan, meskipun tidak menutup kemungkinan sudah ada yang masuk lepas dari pengawasan petugas.

“Harapan kami memang kerja sama masyarakat dan dapat memberikan informasi yang A1, kita nanti akan siapkan tim untuk terjun langsung,” pungkasnya.(*)

Penulis : Marzukiy
Editor : Muthmainnatul Lizamah
Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE