oleh

Penderita Hipertensi, Hal Ini yang Harus Anda Taati Agar Tetap Lancar Puasa

PortalMadura.Com – Memiliki penyakit tertentu pasti akan mengkhawatirkan penderitanya jika ingin berpuasa. Karena ditakutkan penyakit tersebut akan kambuh saat tengah puasa.

Perlu Anda ketahui, ada beberapa penderita penyakit yang sebaiknya tidak berpuasa di bulan Ramadan, misalnya gagal ginjal dan diabetes. Tapi, untuk pasien penderita hipertensi larangan puasa tidak seketat itu karena terdapat beberapa hal yang harus ditaati.

Sebagaimana Dietisien Instalasi Gizi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Triyani Kresnawan mengatakan, bahwa orang dengan hipertensi boleh berpuasa. Tentunya harus disesuaikan dengan kondisi yang dimiliki pasien.

“Orang yang hipertensi dan harus minum obat terus, obatnya bisa diatur pada saat buka dan sahur,” kata Triyani dalam sebuah temu media di kantor Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Kuningan, Jakarta.

Sementara, agar tekanan darah tetap terkontrol, pasien hipertensi disarankan untuk mengurangi konsumsi garam saat makan sahur atau buka puasa. Untuk ukuran yang dianjurkan, Anda bisa menggunakan versi DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension).

“Kurang lebih yang dianjurkan DASH diet sekitar 5 gram NaCl untuk pasien hipertensi,” kata Triyani menjelaskan.

Baca Juga : Tanpa Obat, Begini 6 Cara Turunkan Hipertensi

Angka ini bisa disamakan dengan ukuran rumah tangga yaitu satu sendok teh per hari. Dengan jumlah yang tepat, para pasien hipertensi ini tidak akan mengalami halangan berarti ketika menjalani puasa Ramadan.

Rewriter : Putri Kuzaifah
Sumber : merdeka.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.