oleh

Penerima BLT DD di Sumenep Tidak Diwajibkan Ikut Vaksin

PortalMadura.Com, Sumenep – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, tidak mewajibkan penerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) untuk divaksin Covid-19.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Moh. Ramli menjelaskan, dalam Inpres memang menjadi prioritas penerima BLT DD harus divaksin. Tapi, pihaknya belum menindaklanjuti secara khusus pada kebijakan tersebut.

”Tapi kami tetap mengimbau agar masyarakat mengikuti program vaksinasi dalam upaya mencegah penularan Covid-19,” terangnya, Rabu (21/7/2021).

Pihaknya tidak serta-merta mewajibkan penerima BLT DD harus divaksin karena ketika tidak memenuhi syarat dan ketentuan secara teknis ditakutkan ada pro-kontra.

”Mayoritas desa telah menjalankan program vaksinasi,” terangnya.

Vaksinasi Covid-19 merupakan program baik bagi masyarakat untuk menghindari adanya penularan penyakit, terutama corona. Dan juga, kata dia, dalam upaya meningkatkan imunitas tubuh.

”Makanya penerima BLT DD kami prioritaskan untuk menjadi sasaran vaksin. Sama dengan pelaksanaan tahapan pilkades yang diprioritaskan bagi penyelenggara,” ujarnya.

Baca Juga : Twibbon 17 Agustus 2021

Bantuan Langsung Tunai (BLT) DD akan bergulir hingga Desember tahun 2021 sebesar Rp 300 ribu per Kartu Keluarga (KK).

Pihaknya mengimbau pemerintah desa untuk mempercepat pencairan BLT DD sesuai dengan jadwal penyaluran berdasarkan Inpres baru.

“Jika pencairan pada bulan kemarin mengalami penundaan, saat ini bisa dilakukan Rapel atau pencairan sekaligus berdasarkan jadwal pencairan,” jelasnya.

Dan bahkan, lanjutnya, penerima bantuan BLT DD untuk dibedakan dengan penerima bantuan lainnya supaya tidak terjadi tumpang tindih antar bantuan yang sama-sama BLT.

Syarat utama penerima BLT DD adalah masyarakat miskin dan terdampak Covid-19. (*)

Penulis : Taufikurrahman
Editor : Putri Kuzaifah

Komentar