oleh

Pengadaan Bibit Fiktif, Bendahara Dinas Pertanian Jalani Pemeriksaan

PortalMadura.Com, Sampang – Penyidik Kejaksaan Negeri Sampang, Madura, Jawa Timur memeriksa Nurul Hasiyah, Bendahara Dinas Pertanian setempat sebagai saksi dalam dugaan tindak pidana korupsi pengadaan bibit fiktif tahun anggaran 2013 senilai Rp 800 juta.

“Diperiksa sebagai saksi,” terang Kasie intel Kejaksaan Negeri Sampang, Sucipto, Senin (12/1/2015).

Sementara, Bendahara Disperta Sampang, Nurul Hasiyah usai menjalani pemeriksaan langsung keluar dari ruangan Kasie Intel menuju ke mobil pribadinya.

Kasus ini terungkap pertengahan 2014, setelah Kejari menemukan kejanggalan dalam pengolaan bibit yang diberikan kepada empat kelompok tani yang ternyata semuanya fiktif.

Bukti yang dimiliki kejari adalah kuitansi atas nama Abdur Rahman dan Bendahara Nurul Hasiah, yang bernomor kuitansi bukti pembayaran, XII/BP/2013, dengan program pengadaan bibit bentoel senilai Rp 160 juta, tertanggal 30 Desember 2013.

Sebelumnya, Kejaksaan telah melakukan penahanan terhadap Kadis Pertanian Sampang Agus Santoso, dan 4 tersangka lain yaitu Kabid Tanaman Pangan Abd Wahed, Kasi Produksi Tanaman Pangan Abd Rahman, Kabid Sumber Daya Ahmad, serta Kasi Pasca Panen Pengelahan dan Pemasaran Tanaman Holtikultura, Rosuli Mukhlis.(dedet/htn)


Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE