Penganiayaan Bermotif Asmara, Satu Tersangka dalam Pengejaran Petugas

Penganiayaan Bermotif Asmara, Satu Tersangka dalam Pengejaran Petugas
Ilustrasi
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Pamekasan – Petugas Kepolisian Resort (Polres) Pamekasan, Madura, Jawa Timur mengejar satu pelaku penganiayaan yang terjadi di Desa Ponjenan Barat Kecamatan Batumarmar, Rabu (26/8/2020) sore.

Kasubag Humas Polres Pamekasan, AKP Nining Diyah mengungkapkan, pihaknya sudah berhasil meringkus satu pelaku yang saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka atas nama Asmu’i (39) Desa Ponjenan Timur. Namun satu tersangka lainnya atas nama Fauzi dengan alamat yang sama saat ini masih dalam pengejaran petugas.

“Tersangka (Asmui) saat ini sudah kami tahan di Polres, satunya masih dalam pengejaran,” katanya kepada PortalMadura.Com, Jumat (28/8/2020).

Pihaknya belum bisa memastikan peran dari masing-masing tersangka dalam kasus penganiayaan yang menyebabkan korban tewas atas nama Mustaji (60) warga Dusun Brumbung Desa Ponjenan Barat tersebut.

Baca Juga:  Usung 2 Tuntutan, Massa Aksi PMII Demo Polres Sumenep

“Motifnya diduga asmara,” tandasnya.

Rabu (26/8/2020) sore, korban atas nama Mustaji (60) bersama anaknya, Saleh menyiram bawang di lahannya. Tiba-tiba pelaku datang hendak menghampiri korban, karena sudah merasa ada sesuatu yang tidak diinginkan, korban menyuruh anaknya untuk pergi.

Lantaran anak korban sudah tidak ada di Tempat Kejadian Perkara (TKP), pelaku kemudian melakukan penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam terhadap Mustaji yang merupakan orang tua, Saleh dengan menebas kepala bagian belakang dan punggung hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

Berdasarkan informasi yang dihimpun PortalMadura.Com, kasus penganiayaan itu diduga bermotif asmara. Dimana, anak korban diduga memiliki hubungan gelap dengan istri pelaku, sehingga pelaku tidak terima.(*)

Baca Juga:  Operasi Kapal, Petugas Polair Gagal Dapat Motor Bodong

Ikuti Berita Kami Lainya di Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.