oleh

Pengelolaan Sampah, Go Green Datangi Kantor DPRD Bangkalan

PortalMadura.Com, Bangkalan – Komunitas Go Green Bangkalan, Madura melakukan audiensi dengan Komisi C DPRD setempat, Senin (11/5/2020).

Mereka mempertanyakan pengelolaan sampah di Kabupaten Bangkalan, khususnya di TPA (Tempat Pembuangan Akhir) sementara di Desa Bunajih, Labang.

Ketua Komunitas Go Green Bangkalan, Antonio mengaku belum ada kejelasan terkait kerjasama pengelolaan sampah di Desa Bunajih, Labang.

“Mesinnya dibiarkan begitu saja, DLH (Dinas Lingkungan Hidup) tidak memfasilitasi listrik dan airnya. Dan kontraknya selama sebulan sudah selesai,” ujarnya.

Antonio mengatakan, mesin yang disewa DLH dari Komunitas Go Green Bangkalan dibiarkan begitu saja tak terpakai dan tanpa adanya perawatan.

“Sudah saya minta agar mesinnya minimal ditutup dengan terpal. Tapi sampai sekarang tidak ada, mesin mau ditarik juga tidak diperbolehkan,” keluhnya.

R. Abu Jamal, koordinator untuk audiensi dengan pihak DPRD menyayangkan kelalaian DLH Bangkalan dalam penanganan permasalahan sampah di TPA ini.

“Kami khawatir akan muncul masalah lagi, karena pengelolaannya terbengkalai,” katanya.

Ia mengharapkan adanya pemilahan sampah terlebih dahulu, sehingga dapat mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA.

“Dipilah-pilah, mana yang bisa diolah lagi, jadi mengurangi sampah yang dibuang ke TPA,” ungkapnya.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Bangkalan, Suyitno mengatakan, pihaknya menyambut baik maksud dan tujuan Komunitas Go Green Bangkalan untuk membantu pemerintah menangani permasalahan sampah.

“Tapi tidak ditindak lanjuti dengan baik oleh DLH, misalnya obat penghilang bau saja belum ada,” katanya.

Suyitno berjanji segera memanggil DLH untuk meminta penjelasan dan klarifikasi terkait penanganan pengelolaan sampah di Bangkalan.

“Akan kami panggil DLH, dan kami akan periksa ke lapangan dulu,” tandasnya.(*)

Penulis : Ubay NA
Editor : Nurul Hijriyah
Tirto.ID
Loading...

Komentar