oleh

Pengembangan Wisata Pamekasan Tak Memiliki Pedoman

PortalMadura.Com, Pamekasan – Pengembangan destinasi wisata di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, sampai sekarang belum mempunyai pedoman yang jelas. Pasalnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat belum menyelesaikan Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Kabupaten (Ripparkab).

Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan, Muhammad Sahur mengatakan, Ripparkab menjadi pedoman penting dalam membangun destinasi wisata. Dokumen itu sudah dibahas sejak tahun lalu, namun sampai sekarang belum ada kejelasan.

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini menambahkan, penataan pariwisata di bumi Gerbang Salam saat ini dilakukan asal-asalan lantaran Ripparkab belum selesai dibahas. Akibatnya, objek wisata di daerahnya tidak tertata dengan baik yang berdampak pada minimnya daya tarik wisatawan.

Baca Juga: Tak Berfungsi, Kabel Mesin dan Satu Pompa Pengendali Banjir Sampang Dicuri Maling

“Padahal, Ripparkab itu sangat penting. Sehingga eksekutif harus segera menyelesaikan dokumen tersebut agar pengembangan wisata terencana dengan baik. Tentu, jika Ripparkab selesai, pengembangan wisata terencana secara matang,” katanya, Senin (6/1/2020).

Mantan aktivis PMII Pamekasan ini menyayangkan lambatnya pembahasan Ripparkab itu, padahal sudah melibatkan salah satu perguruan tinggi di Pamekasan. Oleh karena itu, pihaknya meminta eksekutif untuk segera menyelesaikan bahasan tersebut yang hasilnya disampaikan kepada dewan agar ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).

“Harus segera diselesaikan Ripparkab itu, meskipun belum masuk Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) tahun 2020,” terangnya.

Penulis : Marzukiy
Editor : Nurul Hijriyah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.