IPTEK  

Pengendara Sepeda Motor, Ini Cara Tepat Pakai Google Maps

Google Maps
Ilustrasi
    Bagikan:

PortalMadura.Com – Seiring perkembangan zaman, teknologi semakin maju. Segala aktifitas dan informasi dapat kita ketahui dengan cepat dan mudah. Sepertihalnya saat kita ingin bepergian jauh dan ke tempat baru, kita tidak perlu repot-repot membawa kertas peta yang besar, kita cukup mengandalkan aplikasi navigasi yang tersedia di ponsel. Aplikasi tersebut adalah Google Maps dan Waze.

Adanya aplikasi tersebut tentu semakin memudahkan kita untuk mengetahui jalan yang akan dituju. Saat ini, banyak pengendara yang memanfaatkan fitur tersebut terutama pengendara sepeda motor.

Heri Wahyudi, Chief Trainer dari Rifat Drive Labs, menyarankan, pada saat menggunakan aplikasi navigasi tersebut sebaiknya tidak sambil berkendara di jalan. Hal tersebut karena bisa mengganggu konsentrasi.

“Ketika kita menggunakan aplikasi tersebut di jalan, itu sangat mengganggu konsentrasi. Perhatikan ketika ada ojek online membaca peta, pasti akan ke kanan dan kiri. Itu karena tidak konsentrasi,” katanya.

Ia mengungkapkan, ada cara aman menggunakan aplikasi navigasi bagi pengendara, terutama sepeda motor. Pertama, Anda harus memiliki rencana perjalanan.

“Ketika kita menggunakan peta, dipastikan dulu posisi kita ada di mana nih. Tepat enggak posisi peta kita saat berhenti, perhatikan jalur utamanya dulu. Hafalkan dulu jalur utamanya,” ujarnya.

Ketika menggunakan aplikasi tersebut, upayakan posisi tidak sambil bergerak atau sedang berkendara di jalan. Sebab, selain menghambat konsentrasi, hal tersebut juga untuk meminimalisir risiko terjadi kecelakaan.

“Lebih baik berhenti dulu sebentar dan hafalkan jalur utamanya. Kemudian jalan lagi. Jangan pernah bermain handphone saat berkendara, berbahaya sekali,” sambung Heri.

Perlu diperhatikan juga bahwa pemasangan telepon seluler di speedometer motor juga berbahaya. Karena hal tersebut bisa memancing tindak kriminalitas di jalan. “Itu memancing akan adanya kecelakaan, dijambret. Sudah tahu berbahaya, jangan dilakukan,” jelas dia. (viva.co.id/Nanik)


Ikuti Berita Kami Lainya di Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.