oleh

Penghuni Rutan Klas IIB Sampang Ikut Suntik Vaksin

PortalMadura.Com, Sampang – Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rumah Tahanan (Rutan) Klas IIB Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, mengikuti suntik vaksin virus corona (Covid-19).

Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Kelas II-B Sampang, Syaiful Rahman menyampaikan, seluruh warga binaan diusulkan untuk menjalani suntik vaksin di Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB), sejak 26 Juni 2021.

Gempur Rokok Ilegal Pemkab Sumenep

BACA : Kapal Karam dan Dua Kerangka Jenazah Berhasil Dievakuasi Tim Sar Polda Jatim

“Jumlah warga binaan pemasyarakat yang sedang menjalani masa tahanan sebanyak 372 orang,” ujarnya, Kamis (9/9/2021).

Rahman menyebutkan, warga binaan yang telah menjalani suntik vaksin, dosis pertama dan kedua mencapai 218 orang.

Kegiatan suntik vaksin di Rutan Klas II B Sampang, pihaknya melibatkan TNI dan Dinkes KB. “Ada 22 tahanan ditunda untuk menjalani suntik vaksin karena dalam kondisi sakit,” lajutnya pada PortalMadura.Com.

Sebelum suntik vaksin, Rahman memberikan pemahaman melalui sosialisasi terhadap seluruh warga binaan supaya tidak ada kesalahpahaman dan mengerti tujuan vaksinasi.

Disebutkan, ada beberapa warga binaan tidak ikut suntik vaksin virus corona. Karena, mereka merasa takut walau pun telah mendapat pencerahan dari petugas atau sipir.

“Mereka yang tidak ikut suntik vaksin bukan menolak. Tetapi, merasa takut dan ada yang tidak layak karena punya riwat penyakit,” ungkapnya.

Pihaknya mengaku, jika seluruh warga binaan yang telah disuntik vaksin dosis pertama dan kedua tidak mengalami efek tertentu. Mereka tetap dalam kondisi sehat.

Maksud dan tujuan suntik vaksin terhadap warga binaan Rutan Klas IIB Sampang, sebagai upaya meningkatkan imunitas tubuh, dan mencegah penyakit, khususnya virus corona.

Salah satu upaya mencegah penyebaran virus corona di lingkungan Rutan Klas II B Sampang, pihaknya membatasi kunjungan dari keluarga warga binaan. Mereka dapat melakukan komunikasi via video call.

“Jika ada kiriman makanan dari keluarga tahanan, barang harus dititipkan petugas untuk diberikan kepada warga binaan yang dituju,” pungkasnya.(*)

Dapatkan Berita terbaru dari kami via Telegram

Komentar