Penutupan Masjid Bukan Dilakukan Tim Covid-19 Bangkalan

6 Pasien Positif Covid-19 di Bangkalan Kondisinya Terus Membaik
Ilustrasi (google)
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Bangkalan – Beredar isu bahwa Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bangkalan, Madura bertindak diskriminatif dengan penutupan salah satu masjid di Desa Sukolilo Barat, Kecamatan Labang.

Sedangkan Toserba Tom & Jerry tetap buka meskipun terdapat pasien positif Covid-19.

Tim Gugus Tugas Covid-19 Bangkalan menegaskan, tidak pernah melakukan kebijakan penutupan masjid dan kebijakan penutupan pintu pagar masjid.

Yang terjadi adalah dilakukan atas inisiatif keluarga pengasuh pondok pesantren dalam rangka menyelamatkan jemaah masjid dan para santri dari penularan Covid-19.

“Gugus Tugas menyampaikan apresiasi karena telah bersama-sama membantu upaya memutus rantai penyebaran Covid-19,” kata Agus Zein, Humas Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bangkalan, Senin (1/6/2020).

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bangkalan, Ainul Ghufron juga angkat bicara terhadap isu tersebut.

Ia mengatakan tidak ada upaya diskriminasi dalam kebijakan tersebut. “Tidak ada diskriminasi, penutupan masjid itu kan permintaan takmir dan keluarga pondok, supaya memutus penyebaran Covid-19,” katanya.

Untuk Toserba Tom & Jerry, Ainul pihaknya telah melayangkan surat teguran agar manajemen berperan aktif dalam pencegahan Covid-19 dan menerapkan protokol kesehatan.

“Sudah ditegur lewat surat, supaya dievaluasi dan agar manajemen lebih aktif membantu pencegahan Covid-19 sesuai protokol kesehatan,” pungkasnya.(*)


Ikuti Berita Kami Lainya di Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.