Penyebab Haid Hanya Berlangsung 2 Hari

Avatar of PortalMadura.com
Penyebab Haid Hanya Berlangsung 2 Hari
Ilustrasi (Popmama.com)

PortalMadura.Com – Pada dasarnya setiap wanita memiliki siklus haid yang berbeda-beda, ada yang 5 hari, 7 hari atau juga bisa lebih dari itu. Namun, pernahkah Anda menstruasi hanya 2 hari dan kemudian berhenti?.

Jika iya, pasti hal ini membuat Anda merasa khawatir karena ditakutkan terjadi sesuatu. Sebenarnya menstruasi sebentar itu normal apa tidak?. Jika ingin tahu jawabannya, yuk simak penjelasan di bawah ini, ladies:

Siklus menstruasi rata-rata adalah 28 hari, tapi bisa juga berkisar antara 21-35 hari. Setiap wanita bisa mengalami waktu menstruasi yang berbeda-beda. Umumnya, menstruasi berlangsung dari hari pertama hingga ke-5.

Sebagian besar wanita mengalami perdarahan selama 3-5 hari. Namun, beberapa wanita mungkin pernah mengalami menstruasi singkat, yang hanya berlangsung selama 2 hari. Beberapa wanita lainnya mungkin lebih dari 5 hari. Ini masih dianggap normal.

Baca Juga:  SAI dan PDI Perjuangan Gelar Operasi Katarak Gratis, Jadi Agenda Tahunan

Jika menstruasi Anda hanya berlangsung selama 2 hari dan terjadinya rutin, berarti memang seperti itu pola menstruasi Anda untuk setiap bulannya.

Lamanya waktu menstruasi ini tergantung pada banyak atau tidaknya darah yang dikeluarkan. Jika menstruasi hanya berlangsung 2 hari, biasanya darah yang dikeluarkan akan lebih banyak.

Menstruasi yang sebentar sering dialami oleh remaja. Remaja yang pertama kali mulai menstruasi lebih mungkin mengalami menstruasi singkat. Hal ini terjadi karena hormon estrogen yang diproduksi tubuh belum stabil. Tubuh mungkin perlu waktu sampai siklus dan durasi menstruasi Anda lancar dan teratur.

Lamanya waktu menstruasi remaja mungkin masih berubah-ubah. Nantinya, siklus menstruasi remaja akan jadi lebih teratur seiring bertambahnya usia.

Baca Juga:  Kandungan Nutrisi dan Manfaat Buah Semangka bagi Tubuh Manusia

Namun, menstruasi yang cuma sebentar juga tetap mungkin terjadi setelah masa remaja. Penyebabnya antara lain sakit, stres, perubahan berat badan, pengobatan, atau penggunaan alat kontrasepsi.

Jika menstruasi tidak teratur atau sebentar bukanlah pola khas haid Anda alias baru terjadi, Anda mungkin perlu periksa ke dokter. Sebagai contoh, jika selama 60 hari Anda tidak menstruasi lalu muncul bercak hanya 2 hari, ini tidaklah normal dan perlu diperiksa ke dokter.

Masalah hormon yang berasal dari kelenjar pituitari (hipofisis) dan hipotalamus (yang dapat memengaruhi fungsi ovarium), disfungsi tiroid, dan sindrom ovarium polikistik (PCOS) adalah beberapa kondisi yang dapat mengubah siklus atau lamanya waktu menstruasi Anda. Jadi, jika Anda merasa menstruasi singkat disertai dengan gejala atau tanda-tanda yang berbeda dari sebelumnya, sebaiknya periksakan ke dokter. (hellosehat.com/Putri)

Baca Juga:  Anda Sering Sakit Punggung? Hindari 3 Makanan Ini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.