oleh

Ketahui 6 Penyebab Perut Kedutan

PortalMadura.Com – Salah satu area tubuh yang kerap mengalami kedutan adalah perut. Kedutan di perut merupakan suatu kondisi terjadinya kontraksi pada otot perut atau di area saluran pencernaan. Biasanya, kedutan perut bukanlah pertanda kondisi medis yang serius.

Jika hal ini mengganggu aktivitas atau disertai gejala lain, tentu Anda harus waspada. Dilansir dari laman Alodokter.Com, Rabu (7/10/2020) berikut beberapa penyebab perut kedutan yang perlu Anda ketahui.

Selamat Ibadah Puasa

Ketegangan Otot

Olahraga berat seperti sit up, bisa membuat otot perut tegang dan berkedut. Selain kedutan, gejala otot tegang lainnya adalah nyeri di perut yang terasa sakit saat bergerak. Jarang berolahraga juga dapat menyebabkan otot tubuh, termasuk otot perut, menjadi kaku dan berkedut.

Dehidrasi dan Gangguan Elektrolit

Kehilangan elektrolit akibat dehidrasi yang disebabkan oleh keringat berlebih, muntah, dan diare, juga menjadi penyebab perut kedutan. Hal ini terjadi karena otot memerlukan elektrolit, seperti kalsium, kalium, dan magnesium, agar berfungsi dengan baik. Ketidakseimbangan jumlah elektrolit dalam tubuh tersebut bisa menyebabkan otot bekerja secara tidak normal, sehingga membuat otot perut berkedut.

Stres dan Cemas

Hormon stres yang dilepaskan otak memiliki dampak besar pada tubuh manusia, termasuk otot. Hormon ini dapat menyebabkan otot perut bergetar atau mengalami kontraksi.

Otot yang berkedut karena stres dan rasa cemas berlebihan biasanya disebut kecemasan saraf. Hal ini bisa terjadi di seluruh otot tubuh, tak terkecuali otot perut.

Konsumsi Kafein Berlebihan dan Kebiasaan Merokok

Mengonsumsi terlalu banyak kafein juga bisa menyebabkan otot di seluruh bagian tubuh mengalami kedutan dan kram, termasuk otot perut. Kebiasaan merokok juga menjadi penyebab perut kedutan.

Kandungan nikotin dalam rokok dapat menyebabkan kontraksi pada otot. Meski umumnya terjadi pada kaki, tidak menutup kemungkinan kedutan juga bisa terjadi pada otot perut.

Kondisi atau Penyakit Tertentu

Perut kedutan dan kram perut dapat disebabkan oleh kondisi atau penyakit tertentu, seperti penyakit radang usus, perut kembung, irritable bowel syndrome, sakit maag, gastroenteritis, dan sembelit.

Selain itu, perut kedutan juga bisa menjadi pertanda kelainan saraf, seperti Amyotophic Lateral Sclerosis (ALS), spinal muscular atrophy, distrofi otot, dan kelainan saraf akibat diabetes, infeksi, atau cedera.

Pada kasus tertentu, perut kedutan bisa muncul akibat gangguan pada pembuluh darah besar di dalam perut. Kondisi ini disebut sebagai aneurisma aorta.

Efek Samping Obat

Obat-obatan tertentu juga bisa menimbulkan efek samping berupa kedutan otot. Jenis obat yang dimaksud adalah obat golongan diuretik, obat antidepresan, obat antiepilepsi, dan obat antipsikotik tertentu.

Cara untuk mencegah perut kedutan, Anda dapat menerapkan gaya hidup sehat dengan makan dan minum secara teratur, cukup tidur, kelola stres, batasi asupan kafein dan minuman beralkohol, serta berhenti merokok.

Rewriter : Oktaviana Dwi K.K
Sumber : Alodokter.Com

Komentar