oleh

Penyidik Kejati Jatim Plototi Pembangunan Islamic Center Sumenep

PortalMadura.Com, Sumenep – Sebuah mobil Avanza berplat hitam dengan nomor polisi (Nopol)  L 1828 GA yang didalamnya terdapat penyidik dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur (Jatim) terlihat datang ke lokasi pembangunan Islamic Center Sumenep (ICS) di Desa/Kecamatan Batuan, Sumenep, Madura, Jawa Timur, Rabu (20/8/2014).

Mereka memplototi fisik bangunan yang sudah mangkrak selama 2 tahun. Setelah beberapa saat dilantai dasar, berusaha naik ke lantai dua melalui tangga disebelah tenggara. Lalu, kembali turun melalui tangga sebelumnya dan berjalan ke utara. Ditengah bangunan, menuju ke arah barat melalui lorong dan lewat bagian selatan.

Tak jauh dari bangunan milik Yayasan Bindara Saod tersebut, juga terlihat Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep Dody Witjaksono, serta Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Sumenep Moh. Shodiq  yang didampingi Zarkasi Taufiq (Humas).

Sementara, Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep Dody Witjaksono mengisyaratkan agar para wartawan menanyakan langsung pada penyidik dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. “Maaf, biarkan kami bekerja dulu,” ujar salah seorang penyidik dari Kejati Jatim sambil bergegas masuk ke dalam mobilnya. Selain supir, ada dua orang di dalam mobil Avanza tersebut.

Lalu, bergerak ke Kantor Kementerian Agama Sumenep, di Jalan KH Agus Salim nomor 286 Desa Pangarangan, Kecamatan Kota Sumenep. Diikuti mobil warna putih dengan nomor polisi KT 1589 AG dikendarai Dody Witjaksono. Dan disusul oleh sebuah mobil dinas warna putih dengan nomor polisi M 1276 VP, dikendarai oleh Moh. Shodiq dan Zarkasi.

Mereka masuk ke ruang Kepala Kankemenag Sumenep Moh. Shodiq. “Saya tidak tahu kedatangan mereka. Hanya staf saya memberi tahu jika ada dilokasi, sehingga saya susul kesana (lokasi pembangunan ICS, red),” katanya.

Kedatangan penyidik Kejaksaan Tinggi Jawa Timur tersebut ingin bertemu dengan Pembina Yayasan Islamic Center Bindara Saod, Idham Kholid (Mantan Kepala Kankemenag Sumenep) dan ketua Yayasan, Moh. Saleh. “Mereka hanya numpang tempat disini, dan sempat ditemui oleh pak Idham Kholid,” ujarnya.

Diketahui, anggaran pembangunan Islamic Center Sumenep (ICS) dengan nama Yayasan Bindara Saod telah mendapatkan kucuran dana sebesar Rp 5 miliar dari APBN tahun anggaran 2012. Rencananya, akan dibangun hingga tiga lantai dengan perkiraan menelan biaya sebesar Rp 20 miliar.(dein/htn)


Tirto.ID
Loading...

Komentar