oleh

Per 25 Maret, ODP Bangkalan Kembali Meningkat Menjadi 86 Orang

PortalMadura.Com, Bangkalan – Pemerintah Kabupaten Bangkalan kembali merilis Peta Sebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) per tanggal 25 Maret 2020.

Berdasarkan peta sebaran tersebut terdapat peningkatan jumlah kasus dengan rincian, Orang Dalam Resiko (ODR) sebanyak 720 orang (sebelumnya 530 orang), Orang Dalam Pemantauan (ODP) sejumlah 86 orang (sebelumnya sebesar 58 orang), dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tetap satu orang.

Jumlah ODR dan ODP tersebut merata di seluruh kecamatan di Kabupaten Bangkalan (18 kecamatan). Kecamatan Modung merupakan kecamatan dengan status ODR tertinggi, mencapai 101 orang, disusul Kecamatan Klampis dengan 83 orang dan Kecamatan Blega dengan 74 orang berstatus ODR.

Sementara itu, Kecamatan Galis menjadi kecamatan dengan jumlah kasus ODP tertinggi dengan 19 kasus, diikuti Kecamatan Tanah Merah dengan 15 kasus dan Kecamatan Kwanyar dengan 10 kasus ODP.

Sedangkan satu-satunya orang berstatus PDP di Kabupaten Bangkalan adalah dari Kecamatan Klampis.

Sebelumnya, pada Rabu (25/3) sebelum merilis peta sebaran Covid-19 terbaru ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangkalan telah mengimbau kepada masyarakat agar tidak terlalu bergantung kepada tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Bangkalan.

“Tidak bisa hanya berharap pada tim yang cuma berjumlah 17 orang untuk mengcover satu juta lebih penduduk Bangkalan,” ujar Aris, Kepala Bidang Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) Dinkes Kabupaten Bangkalan.

Ia mengharapkan agar masyarakat senantiasa melakukan upaya-upaya mandiri dengan menjaga diri serta berperilaku hidup bersih dan sehat.

“Masyarakat harus sadar dan mandiri mencegah dengan menerapkan PHBS (perilaku hidup bersih dan sehat), kalau tidak ada keperluan mendesak jangan keluar rumah, itu sangat berisiko,” harapnya.

Sementara itu, di beberapa jalan protokoler Kabupaten Bangkalan hingga berita ini ditulis terpantau cukup tenang dan tidak banyak keramaian seperti di hari-hari sebelumnya.(*)

Penulis : Ubay NA
Editor : Nurul Hijriyah
Tirto.ID
Loading...

Komentar