oleh

Peringatan Hari Pramuka Kenapa 14 Agustus?

PortalMadura.Com – Setiap tanggal 14 Agustus diperingati sebagai Hari Pramuka (Praja Muda Karana). Hari ini, Jumat (14/8/2020) andika Pramuka di Indonesia memperingati hari jadinya yang ke-59.

Biasanya, di setiap sekolah dan tempat lain, seperti di lapangan digelar upacara besar yang melibatkan andika Pramuka dan digelar berbagai macam lomba, namun pada situasi pandemi Covid-19 dilakukan dengan format berbeda.

Gempur Rokok Ilegal Pemkab Sumenep

BACA : Jelang Liga 3 Jatim 2021, Madura FC Masih Butuh Empat Laga Uji Coba

Kenapa setiap tanggal 14 Agustus diperingati sebagai Hari Pramuka di Indonesia?

Dilansir dari RRI Voice of Indonesia, Pramuka sudah ada sejak abad ke-20 dan diresmikan pada tahun 1961 di Indonesia. Anggota Pramuka di Indonesia, umumnya beranggotakan siswa SD, SMP, hingga SMA dan Mahasiswa.

Mereka dikelompokkan dengan penyebutan Siaga, Penggelang, dan Penegak. Keberadaan Pramuka tentu tidak lepas dari peran serta Boden Powell yang diakui sebagai bapak pandu sedunia.

Boden Powell adalah pemrakarsa gerakan Pramuka pada abad ke-20. Di Indonesia sendiri diinisiasi oleh sejumlah organisasi yang dibentuk pada masa kemerdekaan yang diperkuat dengan Sumpah Pemuda pada tahun 1928.

Merebaknya organisasi kepanduan di Indonesia maka dibentuklah Persaudaraan Antara Pandu Indonesia (PAPI) pada 23 Mei 1928 sebagai wadah oragnisasi. Namun, pada penjajahan Jepang, kepanduan sempat dilarang.

Pasca Proklamasi Kemerdekaan, para tokoh kepanduan Indonesia membentuk Panitia Kesatuan Kepanduan Indonesia untuk membentuk satu wadah kepanduan di Indonesia.

Kongres pun digelar pada 27-29 Desember 1945 di Surakarta dan menghasilkan terbentuknya pandu Rakyat Indonesia. Organisasi ini diakui pemerintah satu-satunya organisasi kepanduan lewat keputusan Menteri Pendidikan pada tanggal 1 Februari 1947.

Pada tahun 1961, akhirnya Gerakan Pramuka terbentuk dengan latar belakang karena banyaknya organisasi kepanduan di Indonesia.

Maka tepat tanggal 14 Agustus 1961 dilakukan pelantikan Majelis Pimpinan Nasional (Mapinas), Kwarnas (kwartir nasional) dan Kwarnari (kwartir nasional harian) di Istana Negara yang sekaligus penganugerahan panji-panji gerakan Pramuka.

Tanda penghargaan dan penghormatan berupa panji gerakan Kepanduan Nasional Indonesia diserahkan oleh Presiden Soekarno kepada Ketua Kwartir Nasional, Sri Sultan Hamengku Buwoni IX.

Dari perjalanan panjang inilah, maka setiap tanggal 14 Agustus diperingati sebagai Hari Pramuka di Indonesia. Salam Pramuka. (*)

Dapatkan Berita terbaru dari kami via Telegram

Komentar