Perpanjang PTM Terbatas, Disdik Sampang Minta Tingkatkan Kualitas Pendidikan

  • Bagikan
kualitas pendidikan sampang

PortalMadura.Com, Sampang – Proses kegiatan belajar mengajar dengan tatap muka terbatas di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, kembali diperpanjang sampai batas waktu tidak ditentukan.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sampang, Edi Subinto menyampaikan, pemebelajaran tatap muka (PTM) terbatas untuk jenjang PAUD, SD dan SMP dengan mengacu pada Inmendagri nomor 57 tahun 2021 tentang PPKM level 3, 2, dan 1 pada pencegahan Covid-19 wilayah Jawa-Bali.

Perpanjangan PTM siswa terbatas, kata dia, pihaknya melaksanakan sesuai surat keputusan bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kesehatan.

“Keputuas bersama Menteri, yakni tentang panduan penyelenggaraan pembelajaran pada masa pendemi virus corona,” ujarnya, Rabu (10/11/2021).

Edi menyebutkan, setiap PTM hanya dapat diikuti 50 persen dari jumlah peserta didik untuk SD dan SMP. Sedangkan lembaga PAUD juga menghadirkan lima peserta setiap ruang belajar atau 33 persen anak didik.

“Seluruh satuan pendidikan PTM terbatas tetap harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Menggunakan masker, menjaga jarak siswa, dan mencuci tangan,” lanjutnya.

Pada masa pendemi, pihaknya meminta seluruh satuan pendidikan harus mampu meningkatkan kualitas pembelajaran dari aspek kualitas guru, tenaga pendidik, bahan ajar atau materi pembelajan dan metode pembelajaran.

“Aspek kualitas kependidikan harus dapat membangun konsentrasi dan daya serap siswa terhadap materi pembelajaran lebih optimal,” jelasnya.

Surat edaran tentang pembelajaran siswa di Sampang, berlaku sejak 2 November 2021 sampai dengan adanya perubahan ketentuan PTM terbatas dari pemerintah pusat.

“Pengawas TK, SD, SMP, penilik, kepala satuan pendidikan, pendidik dan tenaga kependidikan masuk kerja 100 persen,” terangnya.

Keputasan itu, mendapat dukungan dari guru SMP wilayah Sampang, Hendri yang mengaku tetap tunduk dan patuh terhadap keputusan pemerintah guna menjalankan tugas sebagaimana mestinya di lembaga pendidikan.

“Kami bersama siswa di sekolah, tetap mengikuti PTM terbatas sesuai prosedur dengan cara disiplin protokol kesehatan selama masa pandemi virus corona,” katanya.

“Sekolah sangat mendukung dalam upaya menekan dan memutus mata rantai virus corona, dan semoga tidak ada kasus yang sama pada gelombang ketiga,” pungkasnya.(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.