Persoalkan DPS Pilkada, API “Geruduk” KPU Bangkalan

API di ruangan KPU Bangkalan
API di ruangan KPU Bangkalan (Foto: Hamid)
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Bangkalan – Aliansi Pemuda Independen (API) melakukan audiensi ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Jumat (23/3/2018).

Koordinator API, Nur Hakim mengaku resah atas temuan dilapangan terkait pelaksanaan coklit yang dilakukan oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP). Pada model A.A.2-KWK (stiker) yang ditempelkan di rumah warga tidak mencantumkan jumlah pemilih.

“Kita menemukan, hanya tertulis dusun. Kemudian pemilukada, tidak tertulis berapa jumlah pemilih,” terang dia kepada awak media.

Disisi lain, pihaknya juga sangat terkejut ada penurunan jumlah pemilih yang sangat signifikan pada Pilkada serentak 2018.

Berdasarkan hasil Rapat Terbuka KPU Kabupaten Bangkalan, sebanyak 855.562 Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang ditetapkan oleh KPU. Jumlah itu jauh berkurang dibandingkan jumlah hasil DPT pemilu terakhir yang mencapai 963.034.

“Penurunannya signifikan, berkisar 25 ribu, kita resah, ini ada apa?. Moro-moro keluar DPS segitu, tanpa ada sosialisasi tahapannya, kami datang kesini hanya mengkomparasikan data,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Bangkalan, Ahcmad Fauzan Jakfar mengatakan, pihaknya telah melakukan proses tahapan sesuai dengan peraturan yang ada, terutama dalam pelaksanaan pemutakhiran data.

“Kita melaksanakan sesuai dengan aturan main, dasar hukumnya jelas yang mengatur tentang adanya pilkada, baik undang undang maupun PKPU Nomor 10 tahun 2016 dan juga surat edaran,” dalihnya.

Proses pelaksanaan pemutakhiran data pemilu yang dilaksanakan telah dilakukan secara terbuka, transparan dan bisa dipertanggung jawabkan. Sehingga, jika ada pihak-pihak yang meragukan tentang data tersebut, bisa langsung disampaikan kepada KPU.

“Tetapi, masukan itu jangan hanya sekedar asumsi-asumsi, karena yang dipersoalkan itu data, nama-nama orang yang kita data, makanya sarannya harus berdasarkan data, by data, kita terbuka untuk menyandingkan data,” ungkapnya.(Hamid/Nanik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.