Perssu Libas Pers Soe 4-0

  • Bagikan

Sumenep (Portal Madura)- Dalam laga perdana melawan Perseftim, skuad Persesa terlihat harus bekerja keras. Pada babak pertama, Laskar Trunojoyo -julukan Persesa- sempat memiliki peluang emas tapi belum bisa dikonversi menjadi gol. Hingga babak pertama usai, skor masih 0-0. Ketika babak kedua dimulai peluang demi peluang tercipta tapi tidak bisa membuahkan gol.  Gol kemenangan bagi Persesa sendiri tercipta pada menit ke 67. Saat itu, pemain sayap kiri Persesa Supriyono bisa mencetak gol dari tendangan bebas.

Itu setelah, serangan yang ia lakukan berhasil melewati tiga pemain Perseftim, dan terpaksa dijatuhkan oleh pemain belakang Perseftim di luar kotak penalti. sehingga menghasilkan tendangan bebas yang mampu dikonversi menjadi gol oleh Supriyono.  Tendangan bebas itu langsung dieksekusi pemain Persesa bernomor punggung 6 tersebut. Lewat tendangan kaki kanannya, Supriyono berhasil melewati pagar rapat yang dibuat pemain Perseitim. Buktinya, bola melewati pojok kanan kiper Perseftim yang dijaga oleh Fani Umagap.

Sehingga skor berubah 1-0 hingga peluit panjang tanda selesainya babak kedua ditiup.  Kepala Pelatih Persesa, Istiko Hadi k mengatakan, penandingan yang dijalani anak asuhnya sudah berlangsung sangat bagus dan sudah sesuai dengan instruksi yang diberikan.  Sementara pelatih Perseftim, Hasan Haju, mengaku kecewa dengan keputusan wasit. “Wasit kami nilai terlalu banyak memihak ke tim lawan,” katanya.

Pelatih Pers Soe, Omris, mengakui ketangguhan tim tuan rumah Perssu. “Tim tuan rumah lebih siap. Tapi, kami akan lebih siap menghadapi pertandingan kedua nanti,” janjinya.  Manajer Perssu, Didik Untung Samsidi tidak mau besar kepala. Dia mengungkapkan masih banyak lini yang perlu dibenahi jelang pertandingan keduanya. “Masih banyak yang perlu dibenahi oleh Perssu. Semangat tanding semua lini perlu dipenajam lagi,” katanya

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.