oleh

Pertimbangkan 3 Hal Ini Sebelum Anda Memutuskan untuk Resign dari Pekerjaan

PortalMadura.Com – Pekerjaan merupakan salah satu dunia yang kerap bikin galau pekerjanya. Berbagai peraturan dan ketentuan harus dijalani demi mencapai target perusahaan atau suatu organisasi. Tidak hanya itu, banyaknya persoalan dalam bekerja membuat seseorang terkadang ingin cepat-cepat untuk resign atau keluar dari pekerjaan.

Pada dasarnya memang tidak semua pekerjaan itu enak. Ada yang gajinya tinggi tapi pekerjannya sangat berat, ada yang pekerjaannya santai tetapi gaji sedikit. Semuanya membutuhkan pengorbanan dan ketulusan. Namun, ketika diri sendiri sudah mulai tidak ada semangat untuk melanjutkan bekerja, apakah mencari pekerjaan baru menjadi jalan keluarnya?

Tunggu dulu, sebaiknya Anda pertimbangan tiga hal berikut sebelum memutuskan untuk keluar dari pekerjaan.

Introspeksi Diri
Kesibukan sehari-hari terkadang membuat Anda lupa apa yang membuat Anda ingin bekerja. Karena menyukai pekerjaannya kah? Menikmati gaji dan fasilitas menggiurkan? Atau karena status sosial?

Lalu telisik juga penyebab karier terasa mandek alias jalan di tempat. Apa karena tidak kunjung dipromosikan? Gaji tidak ada kenaikan? Pekerjaan kurang menantang dan tidak bisa mengembangkan diri?

Andrea Harefa dalam buku Menata Karier Menuju Kebebasan Finansial mengatakan sebuah pekerjaan disebut sebagai karier hanya jika ia memberikan peluang untuk maju.
Kemajuan ini dilihat dari 2 hal paling umum yaitu: Pertama, kesempatan mendapat peran dan tanggung jawab yang lebih besar. Kedua, peluang untuk mendapatkan jabatan/pangkat yang lebih tinggi.

Keduanya berimbas pada imbalan yang diterima dan menjadi tolak ukur kesuksesan karier. Nah, jika sudah memahami alasan apa yang sebenarnya membuat Anda merasa mandek di pekerjaan, barulah bisa mengambil tindakan yang tepat.

Cek Peluang
Tawaran dari luar dan ingin segera resign terkadang hanya godaan sesaat. Bagaimana Anda tahu ternyata ada peluang yang mungkin ‘tersembunyi’ di dalam perusahaan. Bicarakan dengan atasan apakah Anda bisa menjajaki posisi yang berbeda, meminta perluasan tanggung jawab, atau mengembangkan diri.

Selain itu, cek juga peluang yang ada di luar perusahaan. Baik jabatan yang lebih tinggi maupun fasilitas yang lebih bagus. Setelah itu, sesuaikan dengan kemampuan. Jangan-jangan, Anda perlu menambah skill baru.

Bila ya, perhitungkan waktu dan kemana harus belajar hal baru tersebut. Rajinlah browsing situs karier dunia kerja lokal maupun internasional. Termasuk juga lembaga yang menawarkan sertifikasi untuk menambah kemampuan Anda di bursa kerja.

Kunci untuk terus kompetitif di dunia kerja adalah dengan terus meningkatkan kualitas diri sesuai perkembangan zaman. Maksudnya, sudah tidak zamannya lagi menganggap kegiatan belajar cukup selesai di bangku kuliah. Bekerja juga perlu terus belajar hal baru, bukan?

Apa Tujuanmu?
Banyak orang merasa stagnan dalam karier, tapi ketika ditanya apa tujuan yang ingin dicapai, sulit menemukan jawabannya. Ketika merasa mentok, jangan-jangan sebenarnya hanya merasa bosan dan butuh suasana baru.

Ada baiknya membuat pemetaan tentang rencana karier Anda di masa depan. Ke mana arah yang ingin dicapai dan di mana posisi Anda saat ini?. Apakah sudah berada di jalur yang tepat?.

Bila macet atau ada gangguan bisa saja Anda akan diarahkan ke jenjang yang lebih panjang atau berputar-putar tapi nantinya mengarah ke tujuan utama. Sebab betapa banyak pun rintangan yang dihadapi, Anda akan berusaha untuk mencapainya. Dengan begitu, istilah karier stagnan tidak ada dalam kamus Anda. (tabloidnova.com/Putri)


Tirto.ID
Loading...

Komentar