oleh

Peserta Tes PPPK Guru Keluhkan Passing Grade

PortalMadura.Com, Sumenep – Pelaksanaan tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guru di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, dikeluhakan peserta tes.

Salah satu peserta tes PPPK guru, Atik menjelaskan, pada passing grade SKD CPNS 2021 tidak sesuai dengan kondisi peserta.

Passing grade itu sebanyak 320 devisi teknis. Sedangkan peserta sudah di atas umur 30 tahun. Otomatis pemahamannya sudah kurang begitu jelas karena faktor usia,” katanya, Rabu (15/9/2021).

Bahkan, kata dia, soal dalam tes PPPK CPNS guru tidak sesuai dengan judul yang diberikan sebelumnya. ” Kami diberikan modul A, tapi yang muncul di soal itu justru keluar dari ranah,” katanya.

Menurutnya, passing grade tahun 2021 berbeda dengan tes soal guru devisi teknis tahun 2019. “Tahun 2019 passing grade-nya nilai targetnya hanya 75. Sedangkan tahun ini malah 320. Ini kami nilai ada pilih kasih,” tudingnya.

Pihaknya berharap, pemerintah bisa menurunkan passing grade berdasarkan situasi dan kondisi di lapangan. Apalagi, lanjutnya, peserta banyak yang umurnya di atas 30 tahun.

“Paling tidak kami meminta sama dengan tahun 2019 yakni 75. Apalagi ini adalah momen bagi kami,” harapnya.

Ia memaparkan, jika setiap soal tes benar, maka akan mendapat nilai 5. Jika salah, maka nilai nol. “Karena soalnya tidak sesuai yang dipelajari, otomatis ya tidak tahu alias nol,” paparnya.

Anggota Komisi IV DPRD Sumenep, Herman Dali Kusuma meminta pemerintah pusat dalam memberikan ketentuan perlu menyesuaikan dengan situasi di lapangan.

“Kalau diterapkan secara profesional, insyaallah generasi Indonesia berjalan baik dan akan berkembang,” katanya.

Ia juga meminta pemerintah daerah Sumenep dapat mendengarkan suara rakyat (peserta) atas keluhan yang dialami. Apalagi peserta banyak yang akut.(*)

Komentar