oleh

Peserta Tes SKD CPNS Dilarang Pakai Ikat Pinggang

PortalMadura.Com, Bangkalan – Peserta tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, dilarang memakai ikat pinggang, baik laki-laki maupun perempuan.

Tes SKD CPNS yang digelar di Gedung Balai Diklat Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA) Bangkalan, Selasa (18/2/2020), semua peserta harus melewati pemeriksaan petugas dengan ketat.

“Peserta datang ke ruang penitipan barang. Lalu ke ruang tunggu, ruang administrasi cek barcode, pengarahan, dan terus naik ke ruang ujian,” terang Plt Kepala BKPSDA Kabupaten Bangkalan, Ishak Sudibyo.

Setelah melepas ikat pinggang, semua peserta diberi tali rafia oleh pihak panitia sebagai ganti ikat pinggang. Pihak panitia menyebutkan, larangan peserta memakai ikat pinggang untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

Misalnya, menghindari penggunaan azimat atau contekan jawaban. Ada 5.192 peserta tes SKD CPNS di Bangkalan. Dijadwalkan berlangsung selama 11 hari ke depan dengan estimasi minimal 300 peserta setiap harinya dengan dibagi tiga sesi. Setiap sesi 100 peserta.

Tes SKD CPNS menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT). Setiap peserta dapat mengetahui langsung nilainya sendiri.

“Rangking tertera di layar monitor berdasarkan skor. Begitu selesai ujian, nilai sudah diketahui apakah masuk passing grade (nilai ambang batas) apa tidak,” tandasnya.

Sedangkan kuota untuk Bangkalan mencapai 297 formasi yang terdiri dari formasi guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis.

Sementara, Bupati Bangkalan, R Abd Latif Amin Imron, mengimbau agar peserta tes SKD CPNS percaya pada dirinya sendiri. “Jangan terpengaruh dengan hal-hal yang sifatnya menjamin lulus. Harus fokus untuk mengerjakan soal,” katanya saat meninjau pelaksaan tes SKD CPNS 2020.

Bagi yang lulus, pengabdian sudah menunggu. “Jadi harus benar-benar dipersiapkan secara matang,” tandasnya.(*)

Penulis : Imron
Editor : Nurul Hijriyah
Tirto.ID
Loading...

Komentar