oleh

Pesilat Perguruan Walet Hitam Wakili Sumenep Ditingkat Nasional

PortalMadura.Com, Sumenep – Perguruan pencak silat walet hitam Sumenep, Madura, Jawa Timur akan mengirim anak didiknya pada lomba silat  antar  perguruan se Indonesia di Jakarta yang akan di berangkatkan pada tanggal 15 Desember 2015.

Fathor Rasyid Sofa, guru besar  Pencak silat  Walet Hitam menjelaskan, Perguruan pencak silat “Walet Hitam” satu-satunya perguruan silat di Sumenep yang masih aktif  berdiri sejak tahun tujuh puluhan.

“Sudah banyak mencetak atlit-atlit muda yang berbakat dibidangnya dan sudah banyak meraih prestasi yang didapat diberbagai kejuaraan baik di tingkat kabupaten , propinsi dan tingkat Nasional,” terangnya.

Menurutnya, Pencak silat yang bermarkas di jalan Barito No. 15 Desa Pandian Kecamatan Kota Sumenep Kabupaten Sumenep, dengan diikut sertakannya  pada kejuaran lomba ditingkat nasional pastinya berkaitan dengan anggaran atau biaya oprasional perjalanan selama mengikuti kejuaran lomba pencak silat.

“Ini juga bagian dari salah satu perjuangan untuk mengharumkan nama baik Sumenep. Dan Perguruan pencak silat walet hitam hanya satu-satunya perguruan silat di Sumenep yang masih aktif,” terangnya.

Selama mengikuti lomba ditingkat nasional, ia mengaku mengeluarkan dana pribadi dan dana dari yayasan walet hitam sendiri. “Kalau pendanaan dari pihak instansi belum pernah ada sentuhan sama sekali, walaupun sudah sering kali mengharumkan nama Sumenep,” bebernya.

Merujuk pada sejarah, pencak silat merupakan suatu warisan khasanah seni budaya produk bangsa. Beberapa dekade belakangan ini, pencak silat mengalami perkembangan yang sangat pesat di seluruh tanah Air Indonesia.

Olahraga beladiri pencak silat merupakan budaya bangsa yang tentunya perlu dilestarikan, dikembangkan dan diperkenalkan ke dunia internasional.

Sejalan dengan perkembanganya, pencak silat mengalami kemajuan Pada sebagian wilayah Indonesia perkembangan olahraga khususnya beladiri pencak silat telah meningkat sangat pesat.

Hal ini terlihat dari tingginya persaingan, baik itu di tingkat daerah, nasional, dan bahkan di tingkat internasional.

Sementara, Ketua Yayasan perguruan pencak silat walet hitam Sumenep, Hariyono Husin menjelaskan, untuk memperoleh prestasi  itu tidak  mudah, perlu membutuhkan waktu dan proses, serta pembinaan yang intensif.

“Untuk meraih sebuah  prestasi yang optimal tidak terlepas dari bimbingan para pelatih dan semangat juang yang tinggi dari para atlet,” tandasnya.

Sebelum para atlit diberangkatkan, dilakukan karantina terlebih dahulu. “Kami karantina terlebih dahulu selama empat puluh hari dan dibekali teknik,” ujarnya.

Kejuaraan lomba silat antar perguruan se Indonesia yang akan gelar dari  tanggal 17- 23 Desember 2015 di Jakarta, perguruan pencak silat walet hitam yang mewakili Kabupaten Sumenep mengirimkan empat  official, yakni Moh Lutfi, Yadi, Hartono,Untung Effendi serta enam belas atlit yang akan bertanding diantaranya dari tingkat sekolah dasar (SD) 1. SD. Rehan Abdillah, Chelse Stabita , tingkat SMP .Syaiful arifin ,Ahmad Fairus akbar, Mohammad nailul birri, Fadila ansori, Nurul istiqomah, tingkat SMA. Amaliyatun, Abd rahman ,Dimas wulandari, Istiqomahfitri Lailatul qodriyah, Mohammad Fais, Nur Fadilah, Mazeda Fahlufi, Danika Riskiyawati, Moh Tamam Rosiqi.(Rahman/har)


Komentar