Petani Garam ‘Luruk’ Kantor PT Garam Hingga Blokade Jalan dengan Bakar Ban Bekas

Avatar of PortalMadura.com
Masyarakat Blokade Jalan dengan Bakar Ban
Masyarakat Blokade Jalan dengan Bakar Ban (Foto: Hasibuddin)
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Pamekasan – Petani garam dari Desa Pandan, Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur ‘ngeluruk’ Kantor Perum PT Garam Persero, di Dusun Capak wilayah setempat, Jumat (12/7/2019). Mereka juga memblokade jalan dengan cara membakar ban bekas.

Massa yang datang bersama sejumlah aktivis itu meminta pemerintah menghentikan impor garam dan menstabilkan harga garam rakyat.

Selain itu, mereka menuntut pihak PT Garam membebaskan lahan garam dan diberikan kepada masyarakat.

“Jika dua tuntutan tersebut tidak dipenuhi maka seluruh jajaran Direksi PT Garam harus mundur,” ujar salah satu korlap aksi, Hendra.

Masyarakat merasa dikibuli oleh pihak PT Garam terkait sewa lahan. Bahkan, sebagian masyarakat mengaku sudah membayar lahan namun tidak diperbolehkan untuk mengelola.

Baca Juga:  Al Miftah Menang 4-0 atas Sumber Payung, Liga Santri KSAD 2022

“Ini kan tanah kita, kenapa justru PT Garam memberikan kekuasaan kepada orang luar,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Divisi Keamanan, PT Garam Pamekasan, Sentot Wahyudi Hidayat, mengaku tidak tahu soal sewa lahan. Dan hanya berjanji akan menyampaikan aduan masyarakat kepada pihak manajemen.

“Itu bukan wilayah kami,” ucapnya dengan singkat.

Massa yang kecewa atas jawaban Perwakilan PT Garam akhirnya mundur dan memblokade jalan askes menuju Perum PT Garam Persero dengan cara membakar ban bekas.(*)


Baca Juga:  Porprov Jatim, Atlet Judo Sumenep Sumbang Medali Perdana
Ikuti Berita Terbaru Dari PortalMadura.com di Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.