oleh

Pilkades Serentak 2021 di Sumenep Belum Ada Kepastian

PortalMadura.Com, Sumenep – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, masih dalam proses koordinasi dengan pemerintah pusat untuk pelaksanaan Pilkades Serentak 2021.

“Pilkades ini bukan hanya keputusan bupati semata. Melainkan harus dikoordinasikan dengan berbagai pihak supaya menghasilkan keputusan bersama,” kata Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, Selasa (5/10/2021).

Gempur Rokok Ilegal Pemkab Sumenep

BACA : Jelang Liga 3 Jatim 2021, Madura FC Masih Butuh Empat Laga Uji Coba

Hasil keputusan bersama itu melibatkan unsur Menteri Dalam Negri (Mendagri), TNI-Polri dari tingkat daerah hingga Pemerintah Pusat.

“Jika semuanya sudah satu suara, Pilkades Serentak Sumenep mungkin bisa dilaksanakan bulan atau tahun ini,” terangnya.

Pihaknya tidak dapat memastikan kapan pelaksanaan Pilkades Serentak Sumenep 2021 dapat digelar selama koordinasi tersebut belum menemukan titik terang. “Hasil koordinasi kita masih mencapai 22 persen,” ujarnya.

Koordinasi itu, kata dia, berkaitan dengan syarat dan ketentuan yang berlaku agar Pilkades Serentak yang sempat ditunda akibat penerapan PPKM Jawa-Bali.

Salah satunya berkaitan dengan capaian vaksinasi Covid-19 di Sumenep. “Sumenep sampai saat ini masih mencapai 22 persen (vaksin covid-19). Jadi masih menunggu sampai 50 persen lebih untuk bisa melaksanakan Pilkades,” tegasnya.

Pihaknya meminta seluruh elemen untuk bisa mensukseskan vaksinasi Covid-19 dalam upaya meningkatkan Herd Immunity agar mencegah penularan Covid-19 pada pelaksanaan Pilkades.

“Jika itu mencapai target, akan menjadi pertimbangan tim gugus tugas Covid-19. Artinya, jika tim keamanan yang berwenang tidak mengizinkan, kan percuma,” ujarnya.

Tidak hanya itu, lanjutnya, kegiatan apapun bisa berjalan seperti sediakala jika capaian vaksinasi Covid-19 di Sumenep mencapai 50 persen lebih.

Sebelumnya, Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep, secara resmi mengumumkan penundaan pelaksanaan Pilkades Serentak 2021 pada, Senin (5/7).

Pilkades Serentak 2021 awalnya dijadwalkan pada Kamis (8/7/2021) di 86 desa, baik daratan maupun kepulauan se-Kabupaten Sumenep.(*)

Dapatkan Berita terbaru dari kami via Telegram

Komentar