oleh

PKS Menduga PKB Berambisi Usulkan Calon Wabup Pamekasan

PortalMadura.Com, Pamekasan – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, belum mengambil sikap soal pengganti Wakil Bupati (Wabup), Raja’e yang meninggal dunia tanggal 31 Desember 2020.

Sekretatis DPD PKS Pamekasan, Mohammad Alim menyampaikan, partai pengusung Bupati dan Wakil Bupati, Baddrut Tamam-Raja’e (Berbaur) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2018 sampai saat ini belum membicarakan pengganti wabup Raja’e secara resmi. Munculnya kabar di berbagai media itu sebatas wacana dari internal partai masing-masing.

Gempur Rokok Ilegal Pemkab Sumenep

BACA : Jelang Liga 3 Jatim 2021, Madura FC Masih Butuh Empat Laga Uji Coba

“Kalau PKS masih wait and see, karena partai pengusung itu kan ada empat, kalau secara kursi di parlemen PKS itu kursi kedua. Kita menghormati PKB selaku yang memiliki bupati. Kalau hitung-hitungan secara matematis, seharusnya selesai kursi itu diberikan kepada PKS, tapi ini kan politik,” katanya, Sabtu (16/1/2020).

Mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Pamekasan ini menduga Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebagai partai pemenang pilkada sama-sama berambisi mengusulkan calon Wabup mendampingi Bupati Baddrut Tamam dalam sisa kepemimpinannya hingga 2023.

“Kita tunggu saja, kalau PKB mengusulkan (Cawabup, red), PKS juga mau mengusulkan. Kita tunggu komando, karena kita tahu diri, kan ada komandan koalisi di situ, walaupun bahasanya bupati tidak ada koalisi. Tapi di KPU itu kan tetap tertulis kalau partai pengusung itu ada empat,” tandasnya.

Alumni STAIN Pamekasan (sekarang IAIN Madura, red) itu melanjutkan, PKS memiliki banyak kader mumpuni untuk mengisi kursi wabup yang saat ini sedang kosong, baik dari kalangan legislator, ulama dan masyarakat umum dengan syarat disetujui oleh para ulama.

“Kita harus optimis, karena ini lembaga politik, kita ingin memberikan kontribusi besar kepada umat dan masyarakat Pamekasan demi kebaikan masyarakat Pamekasan,” tambah dia.

Ia mempersilakan partai pengusung lain mengusulkan bakal calon wakil bupati, karena hal itu merupakan hak semua partai. Namun ia menginginkan, PKB bisa mengawali proses pergantian wabup tersebut.

Sebagaimana diketahui, Partai Politik (Parpol) pengusung pasangan Bupati dan Wakil Bupati Berbaur pada pilkada tahun 2018 adalah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).(*)

Dapatkan Berita terbaru dari kami via Telegram

Komentar