oleh

PMII Pamekasan Pertanyakan Penggunaan Dana KPU

PortalMadura.Com, Pamekasan – Puluhan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Pamekasan, Madura, Jawa Timur mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jl Brawijaya, Senin (25/8/2014). Mereka untuk mempertanyakan transparansi anggaran di KPU Pamekasan khususnya dana sosialisasi yang konon mencapai Rp 1 miliar.

Korlap Aksi PMII, Imron mengatakan, sosialisasi pilpres yang dilakukan oleh KPU Pamekasan hanya berupa pemasangan baliho di sudut-sudut kota dan tidak bisa sampai ke masyarakat di pelosok desa.

iklan pilbup

“Bayangkan saja, apakah cukup sosialisasi hanya dipampangkan menggunakan poster serta baliho yang dipusatkan di titik-titik tertentu, apakah itu sudah menyentuh kepada masyarakat pemilih,” katanya dengan nada bertanya.

Mereka juga menuntut transparansi penggunaan anggaran pemilu di KPU mulai dari anggaran bimbingan teknis (bimtek) sebesar Rp24 M, dana sosialisai atau peningkatan partisipasi masyarakat sebesar Rp. 1 M serta dana pembinaan SDM sebesar Rp 482 juta.

“Mengingat anggaran yang banyak dalam penyelenggaraan itu, patut pulalah kinerja KPU dipertanyakan. Karena dalam kenyataannya pemilu kemarin masih banyak yang amburadul,” jelasnya.

Menjawab tuntutan pendemo, Ketua KPU Pamekasan Moh Hamzah juga mengatakan, pihaknya sudah melakukan sosialisasi semaksimal mungkin termasuk melalui media massa, media cetak maupun elektronik. Namun terkait anggaran dirinya kurang tahu pasti.

“Kalau terkait penggunaan anggaran dan besarannya yang lebih tahu adalah KPA (kuasa pengguna anggaran,Red), kita hanya menjalankan program saja,” katanya singkat.(reiza/nia)


Tirto.ID
Loading...

Komentar