oleh

Polisi “Cium” Kepulauan Jadi Pintu Masuk Narkoba ke Sumenep

PortalMadura.Com, Sumenep – Wilayah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, yang memiliki 126 pulau menjadi peluang besar bagi bandar narkoba untuk memasok barang-barang terlarang.

Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasatreskoba) Polres Sumenep, AKP Jaiman menyebutkan, peredaran narkoba paling marak di kepulauan. “Itu sudah merajalela bagi anak-anak maupun kalangan dewasa,” katanya, Selasa (5/1/2021).

Selamat Ibadah Puasa

Pihaknya menduga, pengiriman narkoba lebih banyak dilakukan melalui jalur laut dari berbagai daerah. Pintu masuk, terutama pelabuhan tikus terdapat di mana-mana. “Banyak sekali pintu masuk, sehingga peredaran narkoba sangat mudah,” terangnya.

Untuk menumpas peredaran narkoba, kata dia, perlu keterlibatan semua pihak, termasuk masyarakat. “Kita akan memonitor pergerakan bandar. Kemudian dipetakan, baru lebih mudah untuk mengungkap bandar,” ungkapnya.

Sepanjang tahun 2020, Polres Sumenep mengungkap 164 tersangka kasus narkoba tanpa menyentuh bandar. Tercatat, berstatus pengedar 37 tersangka, kurir 52 tersangka dan pemakai mencapai 75 tersangka. Dari 164 tersangka itu, 156 di antaranya laki-laki dan delapan (8) perempuan.

Dengan barang bukti yang diamankan mencapai 429,42 gram sabu dan pil inex 10 butir. (*)

Penulis : Taufikurrahman
Editor : Desy Wulandari

Komentar