oleh

Polisi Larang Warga Main Dem Jeddem

PortalMadura.Com, Pamekasan – Sejak memasuki bulan puasa, sudah menjadi trend masyarakat Pamekasan, Madura, Jawa Timur, bermain layang-layang berhiaskan lampu kelap-kelip di malam hari, dan memainkan dem jeddem (mainan yang mengeluarkan suara keras menyerupai mercon menggunakan spirtus).

Namun belakangan ini, warga semakin marak memainkan bunyi-bunyian tersebut sehingga banyak yang merasa terganggu terutama pada masa-masa tarawih hingga tadarus. Oleh karenanya Polres Pamekasan melarang memainkan dem jeddem itu, khsusunya di pusat-pusat keramaian, yang mengganggu ketenangan warga lainnya.

Kapolres Pamekasan AKBP Nanang Chadarusman mengatakan, sejak sebelum bulan puasa, pihaknya telah mensosialisasikan di berbgai media agar warga tidak bermain dem jeddem, sebab bunyi yang dikeluarkan mainan tradisional itu sangat mengganggu ketenangan warga lainnya.

iklan hari santri

“Sejak sebelum bulan Ramadhan, kami sudah mensosialisasikan di berbagai media termasuk di Radio. Kita himbau suapaya masyarakat tidak bermain dem jeddem itu,” katanya, Jumat (4/07/2014).

Selain itu, pihaknya akan melakukan giat patroli di sejumlah titik khusunya didalam kota untuk meminamilisir penggunaan dem jeddem itu.

”Kami juga aktif melakukan patroli untuk memantau perkembangan warga memainkan alat bunyi itu, khususnya di pinggir jalan raya yang kebanyakan mengagetkan orang,” jelasnya.

Apabila ditemukan warga yang masih bermain dem jeddem itu, lanjut kapolres, maka pihaknya akan melakukan penyitaan dan perampasan terhadap alat dem jeddem tersebut.

“Kalau ketahuan kita pasti akan rampas alat-alat itu,” tegasnys. (ziel/nia)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.