Polisi Sampang Ringkus Pelaku Pembunuhan, Motifnya Cemburu

Penulis: RafiEditor: Putri Kuzaifah
tersangka sampang
Tersangka pembunuhan mengenakan kaos tahanan (Rafi @portalmadura.com)
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Sampang – Polres Sampang, Madura, Jawa Timur, meringkus pelaku dugaan tindak pidana pembunuhan yang menggunakan senjata tajam (sajam). Motifnya, soal cemburu.

Tersangka, ID (37) warga Desa Padiyangan, Kecamatan Robatal, Sampang. Ia ditangkap polisi di lingkungan stasiun Jombang, Jawa Tengah, Senin (9/5/2022).

ID diduga pelaku insiden pembunuhan yang terjadi di sebuah langgar Dusun Durbugan, Desa Lar-lar, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Minggu (8/5/2022) pukul 2:00 WIB.

Korbannya, inisial M (21) warga Dusun Pagaran, Desa Palenggian, Kecamatan Kedundung.

“Kami menangkap pelaku pembunuhan dan mengamankan barang bukti yang digunakan tindak pidana kriminal terhadap korban,” terang Kapolres Sampang AKBP Arman, Selasa (10/5/2022).

Sebelum terjadi pembunuhan, lanjut Arman, korban sedang bersama mantan istri yang ditalak pelaku inisial Z di langgar atau musala.

Tersangka ID, mengintai dan mengintip mereka berdua di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) sambil menunggu wanita Z kembali masuk kamar rumah.

“Begitu mantan istri pelaku masuk kamar rumah, kemudian tersangka menghampiri korban melakukan pembunuhan menggunakan senjata tajam,” jelasnya.

Tersangka ID, dua kali membacok bagian perut korban menggunakan sebilah celurit berukuran panjang 58 sentimeter, dan lebar 4 sentimeter dengan gagang terbuat dari kayu dibungkus kain hitam.

“Motifnya, cemburu terhadap korban sedang ngobrol bersama mantan istri tersangka yang ditalak,” ungkapnya.

Selain sajam, barang bukti yang diamankan polisi, sebuah baju warna orange dalam keadaan sobek terdapat bercak darah, sebuah sarung warna hitam.

Tersangka ID dijerat pasal 340 subsider 338 subsider 351 ayat 3 KUHP. “Hukuman pidana seumur hidup atau minimal 15 tahun penjara,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.