oleh

Polisi Sumenep Bongkar Jaringan Prostitusi Warung Remang-remang

PortalMadura.Com, Sumenep – Jaringan prostitusi yang menggunakan warung remang-remang di Desa Babbalan, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, diobrak abrik petugas kepolisian.

Ada empat tersangka yang ditangkap pada operasi “pekat Semeru 2021”. Empat tersangka itu, Mat Jehri (90), warga Desa Gedungan, Batuan, Nur Hayati (51) warga Desa Babbalan, Saktina (39), warga Desa Gadu Timur, Kecamatan Ganding, dan Farida Nur Alisa (37) warga Desa Dasuk.

Selamat Ibadah Puasa

“Terungkapnya kasus ini berawal dari informasi warga bahwa warung milik tersangka Nur Hayati menyediakan tempat untuk melakukan prostitusi,” terang Kapolres Sumenep, AKBP Darman, pada konferensi pers, Senin (5/4/2021).

Anggota Resmob Polres Sumenep yang tidak ingin kehilangan target operasi, bergerak cepat mendatangi warung tersebut. Mendapati, pasangan laki-laki dan perempuan sedang ngopi, kemudian masuk ke dalam sebuah kamar.

“Kamar itu dicek oleh anggota, ternyata benar pasangan itu melakukan hubungan layaknya suami istri dan dalam keadaan tidak menggunakan celana. Juga ditemukan sisa sperma di hambal,” katanya.

Hasil interogasi pada pemilik warung, Nur Hayati mengakui telah menerima uang sebesar Rp.100 ribu dari Mat Jehri yang didapat dari seorang lelaki hidung belang berinisial MF.

Uang tersebut diserahkan kepada tersangka Farida Nur Halisa. Lalu, pemilik warung menyuruh tersangka Saktina untuk mengantarkan MF dan wanita pemuas nafsu berinisial DA ke kamar yang telah disediakan.

Empat tersangka digelandang ke Polres Sumenep berikut barang bukti, di antaranya berupa alas tidur yang terdapat ceceran sperma. “Para tersangka dalam proses pemeriksaan intensif,” pungkasnya.(*)

Polisi Sumenep “Obrak-abrik” Warung Remang-Remang di Babbalan

Penulis : Hartono
Editor : Putri Kuzaifah

Komentar